Breaking News
Memuat breaking news...

Seorang Wanita Dibacok Mantan Suami Hingga Kritis Di Deliserdang

Redaksi
Redaksi
Senin, 19 September 2022 - 10.10 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

DELISERDANG (Waspada): Seorang wanita Dewi Dahliana 50, warga Gang Supoyono Dusun I Desa Bandarlabuhan Kecamatan Tanjungmorawa Kabupaten Deliserdang kritis akibat dibacok dengan senjata tajam, Senin (19/9). Pelaku merupakan mantan suami korban berinisial Su (51) warga Gang Makmur Dusun I Desa Dagangkerawan Kecamatan Tanjungmorawa.

Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Irsan Sinuhaji SIK MH, melalui Kasat Reskrim Kompol I Kadek Hery Cahyadi SIK MH, mengatakan kejadian berawal saat korban pulang dari belanja hendak mau ke rumahnya di Gang Supoyono Dusun I, Desa Bandar Labuhan, Kecamatan Tanjung Morawa dengan mengendari satu unit sepeda motor Honda Vario warna putih.

"Sesampainya korban di Jalan Bandar Labuhan, Dusun III, Desa Dagang Kerawang tepat dekat lapangan peston, korban di berhentikan oleh pelaku Su mantan suami korban yang datang dari arah belakang dengan mengendarai satu unit sepeda motor Honda Supra-X, kemudian pelaku memberhentikan laju kendaraan korban," kata Kadek.

Setelah korban memberhentikan kendaraannya, lanjut Kadek kemudian pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban dengan membacokkan sebilah parang arah wajah korban dengan berulang kali dan korban minta tolong. "Dan saat itu juga pelaku langsung melarikan diri ke arah belakang sekolah SMA Bukit Barisan, kemudian korban pergi dengan mengendari Sepeda motornya menuju ke kantor Desa Bandar Labuhan," ujar Kadek.

Menurut Kadek, sesampainya di kantor Desa Bandar Labuhan, korban meminta pertolongan kepada petugas yang berada di kantor Desa Bandar Labuhan tersebut, oleh petugas Desa Bandar Labuhan Korban di  Bawa ke rumah sakit Mitra Sehat. "Sesampainya di rumah sakit mitra sehat, oleh petugas rumah sakit Mitra sehat korban di rujuk ke rumah sakit Grand Med Lubuk Pakam, mengingat luka korban di bagian wajah cukup serius dan hingga saat ini korban belum bisa dimintai keterangannya," ungkap Kadek. (a16).

Teks Foto: Korban saat dilarikan untuk mendapatkan perobatan. (Waspada/Ist)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement