Breaking News
Memuat breaking news...

Seorang Warga Tewas Diserang Buaya Di Sei Kualuh

Redaksi
Redaksi
Minggu, 19 November 2023 - 10.09 AM WIB
Seorang Warga Tewas Diserang Buaya Di Sei Kualuh
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

KUALUH HILIR (Waspada): Iteng, 52, seorang warga Kampung Masjid Kec Kualuh Hilir Labuhan Batu Utara (Labura) tewas diserang oleh buaya di sungai Kualuh kawasan tersebut, Rabu (15/11).

Syarifuddin el-Hayat, Sabtu (18/11) seorang tetangga korban menuturkan keterangan masyarakat, bahwa peristiwa tersebut tidak ada yang menduga. Seperti biasanya korban membersihkan ladangnya di seberang kampung masjid.

Ketika sore korban pulang dan mengambil perahunya yang kebetulan ditambat pada posisi agak ke tengah sungai. "Diduga saat berenang menuju perahunya itulah buaya menyerang dengan menerkam bagian belakang tubuh korban," ujarnya.

Akibat serangan buaya tersebut, korban tewas dengan kondisi yang mengenaskan dengan salah satu kakinya hilang, dan satu tangan juga habis serta luka menganga di bagian perut.

Menurut warga dalam tahun-tahun terakhir ini buaya di Sei Kualuh yang berkeliaran dan sudah banyak menelan korban. Namun masyarakat takut menangkap buaya-buaya tersebut karena khawatir justru ditangkap aparat.

"Masyarakat juga pernah melaporkannya ke aparat yang berwenang, tapi malah mereka mendapatkan jawaban yang kurang mengenakkan," jelasnya.

Menurut masyarakat para petugas yang berwenang malah menjawab, "Kita tidak boleh membunuh binatang yang dilindungi dan kita harus mengalah dari binatang-binatang tersebut," ujarnya mencontohkan pengakuan warga.

Masyarakat berharap agar petugas berwenang dapat memberikan solusi paling tidak mengurangi populasi buaya tersebut hingga tidak akan ada lagi korban berikutnya.(m05)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement