Breaking News
Memuat breaking news...

Serangan Udara AS Hanguskan Pelabuhan BBM Kelompok Houthi Di Yaman

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 19 April 2025 - 8.51 PM WIB
Serangan Udara AS Hanguskan Pelabuhan BBM Kelompok Houthi Di Yaman
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada) : Militer Amerika Serikat melancarkan serangan udara di pelabuhan Ras Issa, Yaman pada Kamis (17/4). Pelabuhan bahan bakar yang dikuasai kelompok Houthi, luluhlantak usai serangan AS ke wilayah Barat Yaman itu.

Pihak Houthi mengumumkan, setidaknya 74 orang meninggal dunia dalam serangan yang dianggap paling mematikan semenjak AS mengeskalasi garis pertempuran ke wilayah kelompok yang mendukung Iran pada sebulan terakhir.

Pusat Kendali militer AS pada Kamis (17/4), menyatakan bahwa serangan di Pelabuhan bahan bakar Ras Isa yang terletak di Provinsi Hodeidah ditujukan untuk menghentikan pemasukan finansial bagi kelompok Houthi, yang mana pelabuhan tersebut merupakan sumber pemasukan dan pendanaan bagi kelompok tersebut.

"Tujuan dari serangan ini untuk merusak sumber ekonomi dari Houthi, yang terus dieksploitasi dan membawa kehancuran bagi sesama warga negaranya sendiri. Serangan ini bukan untuk menyakiti rakyat Yaman," klaim dari Central Command atau Centcom AS, dikutip waspada.id dari cnn.com, Sabtu (19/4) malam.

Foto tangkapan layar internet. Puing-puing sisa serangan udara AS di Pelabuhan bahan bakar, Ras Issa, Yaman.

Sementara, kehancuran yang ditimbulkan dari serangan udara itu turut melukai pekerja pelabuhan dan paramedis. Kementerian kesehatan Yaman mengumumkan pada Jumat (18/4), korban luka akibat serangan ini bertambah 171 orang.

Dari video yang dibagikan oleh kelompok Houthi, terlihat puluhan kendaraan BBM hangus terbakar usai serangan.

AS dan Israel sebelumnya juga pernah menargetkan pelabuhan ini karena dianggap sebagai titik peluncuran drone, rudal, dan serangan terhadap kapal. (Adn)

Sumber :
cnn.com
cnnindonesia.com

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement