Breaking News
Memuat breaking news...

Seru, Mancing Di Lubuk Larangan Dibuka Buat Umum

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 10 Mei 2025 - 6.23 PM WIB
Seru, Mancing Di Lubuk Larangan Dibuka Buat Umum
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

Uang Pendaftaran Buat Renovasi Mushala

LANGKAT (Waspada): Bagi yang punya hobi memancing ikan, segera mendaftar karena Lubuk Larangan wilayah Sungai Bahorok yang berada di Desa Timbang Lawan, Kec. Bahorok, segera dibuka, Minggu (11/5) sampai, Selasa (13/5).

Lokasi pemancingan dibuka untuk umum selama tiga hari, yakni mulai dari pukul 09.00 s.d 16:00. Panitia menetapkan bagi pendaftar dengan biaya Rp100 ribu per hari bagi satu orang pemancing.

Ketua Panitia, Syafrizal, kepada awak media, Sabtu (10/5), mengatakan, panjang aliran sungai di Lubuk Larangan diperkirakan 1 Km dan dibuka khusus di Dusun VII, Desa Timbang Lawan, tepatnya di sekitaran jembatan Datuk Landak.

Syafrizal yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Timbang Lawan menambahkan, hingga kini sudah banyak peserta dari seputaran Medan dan Binjai yang telah menghubungi panitia.

Disinggung tentang jenis ikan apa saja yang sering terlihat di aliran sungai Lubuk Larangan, ia menjelaskan ada beberapa jenis ikan, di antaranya, jurung, baong, mirik, cancan, dan tawas.

Sementara, Kepala Desa Timbang Lawan, Malik Nasution mengatakan, dari hasil kesepakatan panitia, uang hasil pendaftaran dari para pemancing akan digunakan untuk merenovasi Mushalla Muslimin di Dusun VII.

Dia mengatakan, saat ini ada lagi lokasi yang dijadikan Lubuk Larangan di Sungai Bahorok, yakni di Dusun I, Desa Sei Krikit dan Dusun IX Paret Lanbow. (a10)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement