Breaking News
Memuat breaking news...

Sesuai Perintah Pengadilan Internasional, PM Hungaria Bersumpah Akan Tangkap Netanyahu

Redaksi
Redaksi
Rabu, 22 April 2026 - 7.37 AM WIB
Sesuai Perintah Pengadilan Internasional, PM Hungaria Bersumpah Akan Tangkap Netanyahu
Perdana Menteri (PM) baru Hungaria Peter Magyar dan Netanyahu (insert).
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada.id): Perdana Menteri (PM) baru Hungaria Peter Magyar bersumpah akan menangkap PM Israel Benjamin Netanyahu sesuai dengan perintah Pengadilan Pidana Internasional (International Criminal Court/ICC).

ICC sebelumnya mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu karena dianggap melakukan kejahatan atas genosida di Jalur Gaza.

Magyar menegaskan kembali keanggotaan Hungaria di ICC sehingga berkewajiban menjalankan perintah badan peradilan internasional tersebut.

Ia bahkan sudah memberikan peringatan kepada Netanyahu terkait penangkapannya jika ia melawat ke Hungaria.

Tekad Magyar tersebut berbeda dengan PM sebelumnya, Viktor Orban, yang merupakan sekutu Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan relasi Netanyahu.

Orban sempat berencana menarik Hungaria dari keanggotaan ICC pada tahun lalu karena ogah menangkap Netanyahu. Rencana itu dilakukan karena ia tidak setuju dengan perintah ICC tersebut.

Tepatnya pada 2 Juni tahun lalu, Hungaria menjadi satu-satunya negara Uni Eropa yang menolak keputusan dari ICC tersebut.

Kini di bawah kepemimpinan Magyar yang mengalahkan Orban pada pemilihan awal April lalu, pemerintahannya telah mempelajari dan akan menyetop rencana Hungaria keluar dari ICC.

"Saya percaya bahwa jika suatu negara adalah anggota Mahkamah Pidana Internasional, dan seseorang yang dicari oleh pengadilan memasuki wilayah kita, maka orang itu harus ditahan," tambahnya, merujuk pada Netanyahu, dikutip dari Sky News.

Surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu dikritik keras oleh Presiden AS saat itu, Joe Biden. Penerusnya, Donald Trump, terus mendukung Perdana Menteri Israel tersebut dengan teguh.(cnni)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement