Breaking News
Memuat breaking news...

Setiap Waktu Terjadi Genosida Di Gaza

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 28 Oktober 2023 - 3.02 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada): Salah satu lembaga swadaya masyarakat yang fokus isu anak-anak, Defense for Children International-Palestine (DCIP), menyatakan setiap 15 menit satu anak tewas imbas gempuran Israel di Gaza.

"Kami menyaksikan genosida (pembantaian besar-besaran-red) setiap waktu," kata juru bicara DCIP, dikutip dari Al Jazeera.

Pernyataan DCIP itu melihat jumlah korban tewas akibat perang antara milisi Hamas Palestina dengan Israel meningkat menjadi lebih dari 8.700 orang sejak pecah 7 Oktober lalu.

Pada Jumat (27/10), Juru Bicara Kementerian Kesehatan Gaza Ashraf al-Qedra melaporkan, warga Palestina yang meninggal dunia imbas perang mencapai 7.326 jiwa. Dari total tersebut, sebanyak 3.038 di antaranya anak-anak.

"Jumlah korban tewas akibat agresi Israel di Jalur Gaza telah mencapai 7.326 orang, termasuk 3.038 anak-anak, 1.726 wanita, dan 414 orang lanjut usia," kata al-Qedra, seperti dikutip Anadolu Ajansi, Jumat (27/10).

Al-Qedra juga melaporkan 18.484 warga Gaza mengalami luka-luka akibat perang.

Dia juga mencatat 41 pembantaian dalam beberapa jam terakhir, yang merenggut nyawa 298 orang.
"Sebagian besar dari mereka mengungsi ke Jalur Gaza selatan, yang menurut Israel aman," ucapnya.

Lebih lanjut, al-Qedra juga mengaku menerima laporan 1.700 orang hilang, serta 940 anak-anak yang masih tertimbun reruntuhan.

Sekitar 104 petugas medis juga disebut tewas dan 25 ambulans tak lagi berfungsi karena serangan Israel.
"Pendudukan Israel dengan sengaja menargetkan 57 institusi kesehatan, dan membuat 12 rumah sakit serta 32 pusat perawatan primer tidak berfungsi, sebagai akibat dari penargetan maupun kegagalan dalam mendatangkan [bantuan] bahan bakar," kata al-Qedra.

Sejak perang pecah, anak-anak menjadi korban tewas paling banyak akibat perang.(cnni)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement