Breaking News
Memuat breaking news...

Sikronkan Data PAT, Kementan Gelar Rakor Bahas Pemetaan Poligon Di Karo

Redaksi
Redaksi
Rabu, 16 Oktober 2024 - 2.19 PM WIB
Sikronkan Data PAT, Kementan Gelar Rakor Bahas Pemetaan Poligon Di Karo
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

KARO (Waspada): Kementerian Pertanian melalui Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan menggelar rapat koordinasi dengan Dinas Pertanian serta Kodim 0205 Karo untuk mempercepat program Kementan yaitu Perluasan Areal Tanam (PAT), di Kabupaten Karo, Selasa (15/10/2024).

Perluasan Areal Tanam (PAT) merupakan Upaya Khusus (UPSUS) dari Kementan dalam rangka mengantisipasi darurat pangan. Direktur Polbangtan Medan Yuliana Kansrini mengatakan, 44 negara yang kini terancam kelaparan termasuk Indonesia.

Pada kegiatan yang dihadiri 50 penyuluh yang ada di Kabupaten Karo, mereka mendapatkan pelatihan mengenai pemetaan poligonisasi lahan PAT untuk menyikronkan data.

Upaya ini sejalan arahan Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman bagi pemberdayaan pelaku petani terhadap pelatihan, pemanfaatan teknologi, akses modal hingga pengolahan dan pemasaran produk hasil pertanian.

Selain itu, kata Mentan Amran, ini bertujuan merespons tantangan sektor pertanian dengan menyediakan dukungan yang komprehensif untuk mengoptimalkan produksi pangan pokok.

Hal senada dikemukakan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan, Idha Widi Arsanti menerangkan konsep pertanian modern memerlukan kontribusi dari petani milenial dan generasi muda.

Polbangtan Medan sebagai penanggungjawab PAT di 5 kabupaten di Sumut melaksanakan rakor dan memberikan pelatihan pemetaan poligon kepada penyuluh di Kabupaten Karo bertujuan untuk mengawal darurat pangan melalaui program PAT dan juga mendapatkan hasil pemetaan data perluasan areal yang akurat.

"Sudah ada 44 negara dengan masyarakat yang akan terancam kelaparan, dan salah satunya adalah negara kita Indonesia," kata Direktur Polbangtan Medan, Yuliana Kansrini.

Maka dari itu Kementerian Pertanian bersama TNI bekerjasama dalam mengawal darurat pangan yang disebut Satgas darurat pangan. Dalam rapat koordinasi PAT Kabupaten Karo ini diharapkan agar data Dinas pertanian, Polbangtan Medan dan juga Kodim 0205 diharapkan agar selalu selaras.

“Dalam menyinkronkan data PAT, maka perlu dilakukan poligonisasi agar tidak terjadi perbedaan data,” ujar PJ PAT Kabupaten Karo, Makruf Wicaksono yang juga berkesempatan memberikan Bimtek pemetaan poligon.

Pemetaan melalui poligon dilakukan dengan menggunakan aplikasi Field Maps Pusdatin. Poligon dibutuhkan untuk maping lahan secara detail dalam program PAT.

Kasdim 0205 Kabupaten Karo Jonni Siboro mengatakan bahwa TNI berkomitmen penuh untuk membantu pendampingan PAT Kementerian Pertanian.

PLT Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karo, Michael Purba juga mengharapkan agar Kabupaten Karo dapat membangkitkan sejarah lahan padi sawah di beberapa Kecamatan yang berpotensi. (m31)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement