Breaking News
Memuat breaking news...

Sopir Angkot Ditemukan Tewas Di Dalam Angkotnya

Redaksi
Redaksi
Selasa, 28 Februari 2023 - 4.00 PM WIB
Sopir Angkot Ditemukan Tewas Di Dalam Angkotnya
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Diduga penyakitnya kambuh mendadak, seorang sopir bus angkutan kota (angkot) bernama Adil Sumari Siregar,55, warga Jl. M Yakub Lubis Dusun V Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Seituan, Kab. Deliserdang ditemukan tewas dalam angkot Mars 65 BK 7245 DJ miliknya, Selasa (28/2).

Kapolsek Percut Seituan Kompol Agustiawan menyebutkan, awalnya petugas menerima informasi dari warga bahwa ada penemuan mayat di dalam angkot yang terparkir di Jl. Bhayangkara Kelurahan Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung.

"Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas mendatangi lokasi. Salah seorang saksi, Sapri saat dimintai keterangannya mengungkapkan pada, Selasa sekira pukul 08.30 WIB, dia melihat korban sedang membawa angkot dan tiba-tiba berhenti di pinggir jalan," ujarnya.

Karena curiga, tambah Kapolsek, saksi mendekati angkot dan melihat korban tidak bergerak serta wajah mulai membiru.

Saksi kemudian menghubungi Kepling VI, Putri dan diteruskan ke pihak keluarganya serta Polsek Percut Seituan.

Tak lama pihak keluarga tiba di lokasi dan membawa jasad korban ke rumah duka untuk disemayamkan.

"Petugas Tim Inafis Polrestabes Medan segera datang ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Setelah itu menuju rumah duka untuk melakukan pemeriksaan terhadap tubuh jenazah," ujar Kapolsek.

Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya bekas penganiayaan di tubuh korban.

"Pihak keluarga menyatakan selama ini korban ada riwayat sakit jantung, dan keluarga bermohon tidak dilakukan otopsi," ujar Kompol M Agustiawan.(m27)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement