Breaking News
Memuat breaking news...

Stok Obat Kosong, Keluarga Pasien RSUD Kutacane Mengeluh

Redaksi
Redaksi
Jumat, 31 Januari 2025 - 12.31 PM WIB
Stok Obat Kosong, Keluarga Pasien RSUD Kutacane Mengeluh
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

RSUD H Sahudin Kutacane diduga terjadi kekosongan stok obat-obatan. Waspada/Ist

KUTACANE (Waspada): Dugaan kosongnya stok Ooat-obatan pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Sahudin Kutacane, menjadi perbincangan hangat di tengah-tengah masyarakat luas di Kabupaten Aceh Tenggara dan juga viral di dunia maya Facebook.

Berawal viralnya dugaan kekosongan obat-obatan ini dibeberkan oleh salah seorang keluarga pasien rawat inap di rumah sakit tersebut kepada Waspada.id, Kamis (30/1) melalui selulernya.

Lanjutnya, ia mengaku anaknya sudah dua malam rawat inap di rumah sakit ini. Karena obat yang dibutuhkan oleh anaknya mengalami kekosongan stok, terpaksa membeli obat-obatan ke apotik di luar rumah sakit.

"Parah, setingkat obat penurun panas saja bisa mengalami kekosongan,” cetusnya kesal, sembari menyebutkan salah satu obat yang harus dibeli dari luar rumah sakit.

Informasi lain yang diterima, selain terjadinya dugaan kekosongan beberapa jenis obat-obatan, keluarga pasien lainnya juga mengeluhkan dugaan terjadinya kekosongan oksigen.

Keluarganya yang menjadi pasien hendak dibawa (dirujuk) ke salah satu rumah sakit di Medan, saat hendak dirujuk ke Medan, oksigen dan cairan infus tidak ada.

"Terpaksa kami harus jemput dulu, lepas itu pasien baru bisa diberangkatkan,” ungkap keluarga pasien lainnya yang juga namanya tidak mau dipublish.

Sementara, Direktur RSUD H. Sahudin Kutacane, dr Bukhari, SpOG, gagal dikonfirmasi, Jumat (31/1). Pasalnya, yang bersangkutan belum masuk kantor, demikian sejumlah pegawai kepada Waspada.id, saat ditanyai lebih lanjut.

Upaya konfirmasi kembali dilakukan melalui WhatsApp, namun sayangnya Sekretaris RSUD Sahudin Kutacane, Julpan tidak merespon pesan singkat yang terkirm. Padahal, pesan singkat itu sudah dibacannya, dibuktikan munculnya garis dua biru.(cseh)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement