Sukses Lewati Pandemi, 23 Siswa Sinar Mas World Academy Rayakan KelulusanSukses Lewati Pandemi, 23 Siswa Sinar Mas World Academy Rayakan Kelulusan
JAKARTA (Waspada): Sinarmas World Academy merayakan kelulusan kelas angkatan 2022, Sabtu (28/5/2022). Ke-23 siswa yang lulus ini telah melalui berbagai rintangan dan tantangan yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya.
Seperti diketahui, sektor pendidikan mengalami cukup banyak disrupsi selama dua tahun belakangan ini karena pandemi Covid-19. Dan semua ini mulai terjadi saat para lulusan masih berada di kelas 10, yang merupakan salah satu fase paling penting dalam perjalanan mereka menuju International Baccalaureate (IB) Diploma di SWA.
Tiga siswa-siswi SWA bahkan memenangkan hadiah pendanaan IB MYP Student Innovators oleh organisasi IB di Jenewa, sebuah kegiatan yang memberikan penghargaan pada penemuan yang dinilai membantu menyelesaikan masalah global. Pendanaan yang diberikan mencapai USD 10,000 per siswa. MYP Personal Project menuntut siswa-siswi untuk melakukan banyak riset, percobaan, survey, dan mengaplikasikannya dengan kreatif.
Setelah melewati tahap MYP, di sinilah perjalanan IB Diploma dimulai. Selama sekitar dua tahun, para siswa akan secara penuh menjalani metode pembelajaran yang sangat menantang. Mereka perlu secara aktif terlibat dalam berbagai gerakan dan organisasi secara nyata, meskipun saat itu kondisi mobilitas sangat terbatas karena pandemi.
Salah seorang siswa yang lulus, Kyra Hendarmin Husen, berhasil diterima di Cornell University jurusan Rekayasa Biologi, beserta beberapa universitas unggulan dunia lainnya.
Dimulai di kelas 9, Kyra telah mendedikasikan waktunya yang dipicu oleh keingintahuannya mengenai alam. Kekagumannya pada bagaimana cara alam bekerja dan keinginannya untuk melindungi alam dan lautan menggerakkannya untuk berkolaborasi dengan teman sekelasnya dan pihak sekolah untuk menulis sebuah manuscript mengenai solusi berbasis biologi untuk menanggulangi pencemaran plastik menggunakan bakteri.
Dengan bimbingan pihak sekolah, ia juga memimpin beberapa proyek riset di bidang biologi bersama rekan-rekannya dan bahkan melanjutkan riset laboratoriumnya di rumahnya pada masa pandemi. Eksperimen lain yang dilakukan olehnya adalah membuat bahan pengganti plastik yang ramah lingkungan dengan menggunakan campuran susu, cuka putih, dan natrium hidroksida.
Sementara itu di liburan tengah tahun, mengikuti jalur akademis yang dijalaninya, Kyra berhasil mendapatkan kesempatan mengunjungi John Hopkins Center di Amerika Serikat untuk mengambil kursus mengenai genetika.






























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda