Breaking News
Memuat breaking news...

Sultan: Banjir Rob Ancaman Nyata Perubahan Iklim

Redaksi
Redaksi
Selasa, 24 Mei 2022 - 5.46 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada): Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin meminta masyarakat pesisir Indonesia untuk mewaspadai ancaman banjir rob yang terjadi dalam skala besar di beberapa daerah saat ini.

"Sejak awal kami sudah mengingatkan bahwa ancaman perubahan iklim akan secara pasti menghadirkan bencana pada pemukiman masyarakat di banyak wilayah pesisir dalam skala besar. Karena itu Pemerintah Daerah terdampak harus sudah memiliki rencana evakuasi permanen dalam beberapa tahun ke depan ", kata Sultan melalui keterangan resminya yang diterima Selasa (24/5/2022), di Jakarta, menanggapi terjadinya bencana banjir rob di pesisir Kota Semarang yang belum kunjung mereda beberapa hari terakhir.

Menurutnya, ancaman banjir rob yang terjadi di kota Semarang juga akan terjadi di wilayah pesisir lainnya. Karena permukaan air laut terus mengalami peningkatan bersamaan dengan mencairnya miliaran kubik es di kutub Utara akibat pemanasan global.

"Hal lainnya adalah munculnya berbagai ancaman penyakit jenis baru dan penurunan produktivitas pangan. Dengan demikian pemerintah harus serius dengan pendekatan kebijakan yang bertujuan untuk memitigasi dan mengantisipasi potensi ancaman-ancaman tersebut dan sangat penting untuk dilakukan sejak dini", tegasnya.

Selain itu, kata Sultan, masyarakat diharapkan mampu beradaptasi dengan fenomena perubahan iklim.

Pemahaman dan partisipasi aktif masyarakat dalam membendung ancaman perubahan iklim menjadi sangat dibutuhkan, terutama ketika terdapat kebuntuan kebijakan dan program penaggulangan bencana yang belum memadai di level pemerintah.

"Pada level tertentu, masyarakat pesisir sudah harus berpikir untuk melakukan migrasi ke wilayah pemukiman penduduk yang lebih aman. Pada titik inilah pemerintah daerah harus mampu menjawab kebutuhan lahan pemukiman baru dan bagi masyarakatnya", tutup Senator asal Bengkulu itu. (J05)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement