Breaking News
Memuat breaking news...

Sun Plaza Diharap Sediakan Speaker Agar Dengar Azan

Redaksi
Redaksi
Rabu, 6 April 2022 - 3.40 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Pengelola Sun Plaza diharapkan bersedia menyediakan alat pengeras suara (speaker) yang cukup di setiap lantainya. Agar, suara azan yang dikumandangkan dari Masjid Agung, terdengar juga oleh pengunjung pusat perbelanjaan itu. Agar mereka bergegas untuk melaksanakan shalat.

Pernyataan itu disampaikan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi, saat meninjau pembangunan Masjid Agung Sumut, Rabu (6/4). Edy Rahmayadi yang juga merupakan Ketua Panitia Pembangunan Masjid Agung itu, melakukan peninjauan bersama pengurus Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Agung. Diantaranya terlihat Abdullah Matondang, Sofyan Yahya, dan Imam Masjid Agung M. Syukur Siregar.

Edy Rahmayadi mengatakan, nantinya antara bangunan Masjid Agung dengan Sun Plaza, akan terhubung, dengan menggunakan sky cros, yang berada di lantai II. Juga, pengunjung Sun Plaza dapat memarkirkan kendaraannya di gedung parkir Masjid Agung. ‘’Artinya, ada koneksi antara Masjid Agung dengan Sun Plaza,’’ katanya.

Berkaitan dengan itu, Edy Rahmayadi berharap, pengelola Sun Plasa bersedia menyediakan speaker yang cukup di setiap lantai Sun Plaza. ‘’Kalau belanja gak dengan azan, tidak shalat nanti mereka,’’ katanya.

Sementara itu, dalam peninjauan hari itu, Gubsu Edy Menelusuri, seluruh bangunan Masjid Agung, yang masih terus dalam pengerjaan hingga saat ini. Mulai dari lantai I hingga lantai III, serta bangunan parkir di bagian belakang bangunan masjid.

Diakui Edy Rahmayadi, hingga tahun 2022 ini, Masjid Agung belum juga dapat digunakan umat Islam untuk melaksanakan shalat berjamaah dan kegiatan keagamaan lainnya. Hal itu karena gedung Masjid Agung belum selesai dibangun.

Edy Rahmayadi juga mengakui kalau jadwal pembangunan Masjid Agung molor dari rencana semula, yakni, selesai tahun 2018. ‘’Tapi faktanya, tidak sampai tahun 2022 ini juga belum selesai. Untuk itu saya minta maaf kepada masyarakat,’’ katanya.

Begitupun, Edy Rahmayadi menyebutkan, molornya waktu penyelesaian Masjid Agung, karena panitia pembangunan masjid, ingin menghasilkan karya yang terbaik. Agar keberadaan Masjid Agung itu nantinya benar-benar dapat membanggakan, khususnya umat Islam. (m07)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement