Breaking News
Memuat breaking news...

Sungai Kanan Meluap, Jalinsum Langgapayung-Gunungtua Terendam Banjir

Redaksi
Redaksi
Senin, 18 November 2024 - 3.24 PM WIB
Sungai Kanan Meluap, Jalinsum Langgapayung-Gunungtua Terendam Banjir
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

SUNGAIKANAN (Waspada): Ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsun) jurusan Kab. Labusel menuju Kab. Paluta, tepatnya di Lingkungan Labuhan, Kel. Langgapayung, Kec. Sungaikanan, Minggu (17/11) sore, terendam banjir.

Genangan air setinggi lutut orang dewasa itu disebabkan meluapnya Sungai Kanan.

Pengamatan wartawan, air menggenangi sepanjang lebih kurang 100 meter ruas jalan tersebut. Meski demikian, kendaraan baik roda dua hingga roda empat masih dapat melintas.

Tidak hanya menggenangi badan jalan, pemukiman warga di sekitar bantaran sungai juga ikut terendam luapan air sungai yang membelah Kec. Sungaikanan itu. Warga pun terpaksa mengevakuasi perkakasnya dari dalam rumah, khawatir debit air semakin tinggi.

“Tadi siang pas melintas mau ke Gunung Tua air sungai belum meluap. Ini pas jalan pulang airnya sudah sampai badan jalan,” kata Wardiman, 51, pengendara sepeda motor warga Desa Sabungan, Kec. Sungaikanan.

Sementara itu, Lurah Langgapayung, Yuhanna Sari Siregar, Senin (18/11) menyebutkan, selain merendam ruas Jalinsum, terdapat tiga dusun yang terkena dampak banjir dengan ketinggian air 1 meter. Namun kata dia, pada Sabtu malam, air yang menggenangi Jalinsum sudah surut.

“Setelah kita data ada tiga dusun hari ini yang terkena banjir pak, kalau tinggi, sekitar 1 meteran,” kata Yuhanna.

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemkab, dengan mendata jumlah warga yang terkena dampak banjir. Menurutnya, warga yang terkena banjir masih bertahan di tempatnya masing-masing menunggu instruksi dari pemerintah.

“Penanganan kita masih mendata dan melapor ke Camat, BPBD dan Pemkab,” katanya. (a23)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement