Breaking News
Memuat breaking news...

Superles By Les-Online Hadir Di Kota Medan

Redaksi
Redaksi
Selasa, 14 Maret 2023 - 2.54 PM WIB
Superles By Les-Online Hadir Di Kota Medan
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Peresmian Superles By Les-Online di gelar dengan ritual pemotongan pita yang dilaksanakan, Sabtu (11/3) di Jalan Sei Beras No. 5 Medan.
Dian Sutiara selaku CEO Superles By Les-Online menjelaskan bahwa Superles merupakan salah satu Bimbingan Belajar (Bimbel) pertama yang menggunakan Artificial Intelligence di Indonesia kini hadir di Kota Medan.

Ia memilih Kota Medan sebagai kota sebagai tempat pertama Superles By Les-Online karena melihat antusiasme masyarakat yang sangat mengedepankan pendidikan. Hal ini ditandai sebagai langkah awal untuk mengembangkan pendidikan di Indonesia.

“Kota Medan merupakan tempat kelahiran saya. Saya melihat euforia masyarakat Kota Medan yang luar biasa dalam mengempur dunia pendidikan sehingga saya memutuskan untuk membuka bimbingan secara luring untuk pertama kalinya di kota ini. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan bagi kami untuk membuka cabang di kota lain,” jelasnya.

Menurutnya Les-Online merupakan berfokus pada bimbingan online yang mana sesuai dengan kondisi pandemi yang saat itu pernah berlangsung. Namun, pandemi Covid-19 yang telah berakhir, Les-Online meluncurkan produk terbaru, yakni Superles di mana menjadi bimbingan belajar tatap muka.

“Di Superles pasti kita menemukan siswa yang memiliki keinginan yang berbeda dari kemampuannya. Sebelumnya, kita akan mengadakan placement test dulu dan ternyata hasilnya tidak sesuai dengan keinginannya. Namun, kita tidak akan menyerah dengan siswa tersebut dan harus bisa memfasilitasi anak seperti ini,” ujar Dian.

Sementara Herbet, salah satu pendiri Les-Online yang juga hadir dalam acara tersebutmengatakan Superles by Les-Online terbentuk melalui projek sosial yang dilakukan oleh Herbet dan ketiga sahabatnya yang merupakan alumni ITB. Melalui projek tersebut, terlihat adanya ketidakmerataan dan ketimpangan dalam pendidikan Indonesia, dengan itu mereka ingin memberikan pendidikan yang terbaik untuk calon penerus bangsa.(h02)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement