Breaking News
Memuat breaking news...

Tahlilan Taufiq Kiemas, KH Nasaruddin Umar: Almarhum Orang Baik

Redaksi
Redaksi
Rabu, 8 Juni 2022 - 10.03 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada): Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar mengatakan, sosok almarhum Taufiq Kiemas berjasa besar yang telah dibuat untuk bangsa Indonesia.

Hal ini dIsampaikan KH. Nasaruddin Umar dalam tahlil, yasinan, dan doa 9 tahun atas wafatnya Dr. (H.C) H.M. Taufiq Kiemas di Masjid At-Taufiq, Lenteng Agung, Jakarta, Rabu (8/6/2022).

"Tetapi yang penting kita ingat bahwa almarhum Pak Taufiq seperti juga yang disampaikan bapak presiden kita tadi sore, betapa besar jasa yang telah ditancapkan oleh almarhum Pak Taufiq Kiemas untuk bangsa ini," kata Nasaruddin.

Menurutnya, tak gampang untuk melakukan sosialiasi seperti Empat Pilar, yang inisiatornya adalah Taufiq Kiemas saat menjabat Ketua MPR. Dan banyak orang menjadi saksi bahwa almarhum orang yang sangat baik.

"Siapapun yang mengenal beliau, dia seperti mengganggap bahwa akulah yang paling dicintai, akulah yang paling disayangi. Itu ciri-ciri orang baik," ungkap wakil Menteri Agama di era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono itu.

"Almarhum Pak Taufiq, walaupun kita baru kenal sepertinya langsung akrab. Itu ciri-ciri orang baik," imbuh Nasaruddin.

Sementara, Ketua Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Hamka Haq mengatakan, pesan yang disampaikan almarhum Taufiq Kiemas adalah agar PDI Perjuangan tak boleh meninggalkan lima kelompok yang ada di Indonesia.

Yaitu, pertama, harus menjalin kerjasama dengan umat Islam, tanpa mengurangi agama lainnya, sebab Islam bagian dari mayoritas dari bangsa ini.

Kedua, lanjutnya, tidak boleh meninggalkan suku terbesar di Indonesia yaitu suku Jawa. Oleh karenanya hargailah adat istiadat serta budaya mereka.

Ketiga, PDI Perjuangan harus menjalin hubungan dengan institusi yang 100 persen memiliki jiwa nasionalis, yaitu institusi TNI dan Polri.

Keempat, PDI Perjuangan harus tetap menjalin kerjasama dengan partai-partai nasionalis terbesar.

Terakhir, PDI Perjuangan jangan sama sekali merenggangkan hubungan dengan media atau pers. Karena media itulah yang akan menyampaikan apa yang baik yang kita lakukan.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meresmikan masjid At-Taufiq, mengatakan almarhum Taufiq Kiemas merupakan sosok yang nasionalis religius.

"Beliau tumbuh dari keluarga yang taat beragama sekaligus dengan nasionalisme yang sangat kokoh. Pak Taufiq Kiemas adalah politisi dengan jejaring, pergaulan yanyg sangat luas, komunikator yang baik, pemersatu, dan mampu merangkul perbedaan yang ada," ungkap Jokowi.

Selain itu, Jokowi menilai almarhum merupakan sosok yang terus membumikan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

"Beliau juga sangat dikenal sebagai pejuang kemanusiaan atas kepedulian sosial dalam dunia pendidikan dan kesukarelawanan," kata Presiden Jokowi. (irw)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement