Breaking News
Memuat breaking news...

Tak Lama Diresmikan Bupati, Poli Mata Di RSUD Hadrianus Sinaga Kini Tutup

Redaksi
Redaksi
Jumat, 14 November 2025 - 3.42 PM WIB
Tak Lama Diresmikan Bupati, Poli Mata Di RSUD Hadrianus Sinaga Kini Tutup
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

SAMOSIR (Waspada.id): Sebagai upaya Pemkab Samosir meningkatkan akses layanan dan peningkatan kualitas kesehatan, Bupati Samosir Vandiko Gultom meresmikan Poliklinik Mata pada Februari 2025 lalu.

Disayangkan, meski sudah diresmikan oleh Bupati Samosir, Poliklinik Mata di RSUD Hadrianus Sinaga kini sudah tidak buka lagi (tutup).

Hal itu dibenarkan oleh Direktur RSUD Hadrianus Sinaga Pangururan, dr Iwan Hartono Sihaloho kepada Waspada.id, Jumat (14/11) melalui pesan WhatsApp.

“Karena tidak ada dokter spesialis mata, tidak kerja sama lagi,” jelas Iwan.

Walaupun demikian, lanjut Iwan, pihaknya telah membuat surat kepada Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Kolegium Dokter Mata Sumatera Utara dan ke FK Universitas Sumatera Utara.

Ditanyakan terkait sejak kapan poli mata di RSUD Hadrianus Sinaga Pangururan tutup, dr Iwan Hartono Sihaloho belum memberikan penjelasan.

Sebelumnya, pada saat peresmian, Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom menjelaskan, bahwa Pemkab Samosir melalui RSUD Hadrianus Sinaga terus berupaya melakukan peningkatan layanan kesehatan. Sebagai pusat layanan kesehatan, RSUD Hadrianus Sinaga akan terus berkomitmen untuk terus melengkapi layanan kesehatan lainnya.

“Kehadiran layanan ini akan mempermudah akses masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan. Oleh karenanya, diharapkan agar kehadiran poli mata ini dapat dimaksimalkan dan disosialisasikan kepada masyarakat, sehingga pasien yang berobat tidak perlu lagi ke luar Samosir,” jelas Bupati Vandiko.(id53)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement