Breaking News
Memuat breaking news...

Tanda Motor Injeksi Sedang Bermasalah

Redaksi
Redaksi
Senin, 15 Januari 2024 - 10.00 PM WIB
Tanda Motor Injeksi Sedang Bermasalah
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Saat ini semakin banyak pengguna motor injeksi dengan teknologi PGM-FI yang lebih efektif dalam program efisiensi bahan bakar, sehingga lebih hemat dan ramah lingkungan.

Dengan demikian, akan lebih baik jika para penggunanya memperkaya wawasan dengan pengetahuan terkait sejumlah masalah yang dapat terjadi dikarenakan beberapa faktor. seperti soal bagaimana perawatan, usia, dan intensitas pemakaian daripada motor itu sendiri

Erwin Chandra, Senior Instructor Technical Service PT Indako Trading Coy selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara mengungkapkan, sebelum mengatahui masalah yang sering terjadi pada motor injeksi, maka kenali lebih dulu sistem injeksi tersebut bekerja, yaitu dengan mengontrol aliran bahan bakar secara elektronik dari tangki hingga bahan bakar.Teknologi injeksi ini juga lebih hemat bahan bakar karena proses pembakarannya dalam bentuk kabut volume sesuai permintaan mesin.

Menurut Erwin, terkait soal injeksi pada motor, ada hal-hal yang perlu pengendara ketahui, salah satunya gejala yang menunjukkan bahwa ada beberapa masalah yang seringkali terjadi pada motor injeksi dan tidak disadari banyak orang.

Tanda pertama yang paling mudah diketahui bila motor injeksi bermasalah, bisa dilihat dari sistem operasional starternya. Dimana, motor tiba-tiba mengalami masalah saat distarter yang umumnya disebabkan karena dua faktor, yaitu bisa dari busi atau pada sistem injektornya.

Indikasi kedua, ada masalah pada sistem injeksi mesin motor bisa diketahui dari mesinnya. Dimana umumnya, masalah pada injektor mesin akan memberikan sinyal dari seringnya mesin motor yang tiba-tiba brebet. Terutama saat gas motor digeber dalam kondisi rpm tinggi. Kondisi seperti ini pada umumnya tak bisa dilepaskan dari keadaan kurangnya suplai bahan bakar yang tidak maksimal masuk ke ruang pembakaran.

Tanda ketiga, mucul kondisi yang mengindikasikan bila ada masalah pada injektor, bisa juga diketahui dari kondisi motor yang mati secara mendadak.Dampak dari adanya kendala pada injektor yang semakin parah tersebut, tentu saja ke depannya akan berpengaruh pada kondisi selenoid yang membuka dan menutup menjadi tidak berfungsi normal.

Ciri yang keempat, jika motor injeksi Anda tiba-tiba mengeluarkan asap dairi knalpot dengan warna yang pekat, itu menandakan bahwa bahan bakar tidak mampu diolah dengan sempurna. Biasanya, pembakaran yang kurang sempurna seperti ini tak bisa dilepaskan dari suplai bahan bakar dari injektor terlalu banyak. Tanda kelima, ada masalah pada sektor permesinan mesin motor injeksi, imana, kendala tersebut tak hanya sulit dihidupkan melainkan mesin motor juga mengalami mogok dan sama sekali tak bisa dihidupkan.

Tanda keenam, ada masalah pada mesin motor injeksi ini ditengarai dari motor yang tiba-tiba terasa berat ketika digas. Akselerasi yang lambat dan terasa seolah seperti ban bocor, menandakan bahwa ada masalah awal pada motor injektor tersebut. Sedangkan tanda ketujuh, muncul suara mesin yang terdengar kasar, baik saat digeber maupun saat mesin dihidupkan di awal.

Erwin Chandra menambahkan, jika sudah muncul tanda-tanda tidak baik pada motor injeksi kesayangan, maka baiknya melakukan perawatan di bengkel resmi AHASS untuk mendapatkan pemeriksaan secara lengkap oleh mekanik Honda berpengalaman. (rel)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement