Breaking News
Memuat breaking news...

Tangis Bahagia Pasien Gagal Ginjal Setelah Berobat Di Rumah Sehat NHH Sidimpuan

Redaksi
Redaksi
Jumat, 17 April 2026 - 9.08 PM WIB
Tangis Bahagia Pasien Gagal Ginjal Setelah Berobat Di Rumah Sehat NHH Sidimpuan
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

Setiap orang dapat dipastikan tidak ingin mengalami sakit, namun manusia hanya mampu berupaya agar tetap sehat dalam menjalani hidup dan ketika suatu penyakit menimpa seseorang, tentu yang dilakukan adalah berobat agar bisa pulih kembali.

Upaya untuk bisa pulih kembali dari penyakit yang diderita seseorang, sebagian diantaranya bukan berobat secara medis, tapi termasuk secara tradisional sebab tidak jarang pasien yang sudah didiaggnosa dokter menderita penyakit yang membutuhkan biaya besar untuk tindakan medis selanjutnya.

Seperti halnya yang dialami Sabar Sihotang, 59, warga Desa Simanosor, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, sempat putus asa setelah didiagnosa dokter, bahwa dirinya mengindap penyakit gagal ginjal sekira setahun lalu.

Keputusasaan tersebut muncul setelah penyakit gagal ginjal yang dideritanya tidak sembuh meskipun sudah berobat kemana-mana. Namun di tengah keputusasaan itu, Sabar Sihotang mendapat kabar bahwa ada pengobatan alternatif di Kota Padangsidimpuan bernama Rumah Sehat Nur'aini Healty Home (NHH).

Setelah mendapatkan informasi tentang lokasi Rumah Sehat NHH yang beralamat di Jalan Imam Bonjol, Gang Bengkel, Nomor 24, Kelurahan Aek Tampang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, pada tanggal 17 April 2026, ia memutuskan untuk berobat Rumah Sehat NHH.

Tidak lama setelah sampai di Rumah Sehat NHH, Sabar Sihotang terlebih dahulu konsultasi dengan tenaga ahli terapis NHH dan kemudian dilakukan penanganan pengobatan yang pertama. Setelah proses pengobatan tahap awal selesai, Sabar Sihotang mengaku sudah jauh lebih baik.

Atas adanya perubahan positif setelah dilakukan pengobatan, Sabar Sihotang mengucapkan rasa syukur dan terima kasih. "Tadinya saya tidak bisa berdiri, duduk, dan berbaring, namun setelah berobat kemari saya sudah bisa itu semua," ujar Sabar Sihotang sambil meneteskan air mata.

Mengingat menyembuhkan suatu penyakit membutuhkan waktu dan kesabaran, apalagi penyakitnya sudah lama, maka Sabar Sihotang bertekad untuk rutin berobat ke Rumah Sehat NHH sesuai dengan jadwal yang diberikan terapis.

"Saya baru pertama berobat kemari, demi kesehatan saya, kami bertekad akan aktif minimal satu atau dua kali seminggu akan datang lagi, walaupun jauh untuk sembuh kami mau," tuturnya

Sabar Sihotang mengungkapkan, family, kerabat dan tetangganya akan kaget melihat ia sudah mulai bisa berjalan. "Saya yakin orang kampung sana nanti akan terkejut melihat saya ini, mereka pasti heran karna saya sudah bisa berjalan pelan-pelan, duduk dan berbaring," ungkapnya dengan nada bahagia

Nofrizal yang akrab disapa mas Opik selaku salah satu Tenaga Ahli Rumah Sehat NHH yang menangani pengobatan Sabar Sihotang mengimbau agar jangan sembarangan makan demi kesehatan, karena makanan yang tidak teratur dapat menghambat upaya penyembuhan.

"Pola makan tetap dijaga ya pak, hindari minuman yang bersoda, perbanyak makan buah dan minum air putih. Mudah-mudahan bapak cepat pulih total," ucap Nofrizal mas Opik mengingatkan Sabar Sihotang.

Sementara Ardiansyah Hidayat Nasution, pemilik usaha (owner) Rumah Sehat NHH Padangsidimpuan mengatakan, ada 9 item sajian solusi kesehatan di Rumah Sehat NHH yakni refleksiologi, akupuntur, akupresur, massage, bekam, kiropraktif, ear candle, lulur dan scrub.

Ardiansyah mengungkapkan, Rumah Sehat NHH yang berdiri pada awal April 2025 dan telah melayani pasien lebih dari 6.000 orang, berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada setiap pasien pengobatan maupun relaksasi.

"Selain pak Sabar Sihotang, juga sudah banyak yang berobat ke Rumah Sehat NHH. Alhamdulilah rata-rata mengaku jauh lebih baik setelah berobat di NHH," ujarnya. MOHOT LUBIS/WASPADA.id

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement