Breaking News
Memuat breaking news...

Terjadi Gap Pada Tingkat Indeks Literasi Dengan Inklusi Keuangan 

Redaksi
Redaksi
Kamis, 22 Juni 2023 - 4.27 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada): Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperlihatkan terjadinya gap pada tingkat indeks literasi keuangan dengan indeks inklusi keuangan di tengah masyarakat, dimana inklusi baru sebesar 49,68 persen dan literasi sebesar 85 persen.

Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK Aman Santosa mengatakan, umumnya gap tersebut besar antara kota dengan pedesaan dan antar daerah.

"OJK ingin agar gap tersebut berkurang terutama di pedesaan. Salah satu yang dilakukan yakni program desaku cakap keuangan tahun 2023," keterangannya pada Press Tour OJK di Batusangkar, Padang, Sumatera Barat, Rabu – Jumat (21-23/6/2023)

Menurutnya, dengan program role model atau generic model (GM) ekosistem keuangan inklusif (EKI) di wilayah pedesaan. Program ini akan menjadi acuan bagi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dalam menciptakan inklusif keuangan di daerah.

Saat ini ada 491 TPKAD dengan rincian 34 di tingkat provinsi dan 457 di tingkat kabupaten/ kota. Jumlah ini menjadi sasaran OJK sebagai generic model atau role model di desa wisata.

Pasalnya desa wisata dapat meningkatkan kepemilikan atau penggunaan produk dan layanan keuangan di desa wisata. Apalagi pada tahun 2022 di Indonesia ada 3.553 desa wisata. Hal ini perlu kolaborasi untuk meningkatkan inklusi di daerah.

"Banyak potensi di daerah yang bisa menjadi titik ekonomi baru di desa, salah satunya potensi wisata. Karena di desa wisata terdapat meningkatkan kepemilikan / penggunaan produk dan layanan keuangan di desa wisata,” paparnya. (J03)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement