Breaking News
Memuat breaking news...

Tertibkan Bangunan Di Kawasan Velodrom, 900 Personel Gabungan Diturunkan

Redaksi
Redaksi
Senin, 13 Maret 2023 - 8.39 PM WIB
Tertibkan Bangunan Di Kawasan Velodrom, 900 Personel Gabungan Diturunkan
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Sebanyak 900 personel gabungan dari Pemprov Sumut, Polri dan TNI diturunkan dalam penertiban bangunan liar yang berada di kawasan Velodrom di Jl. Williem Iskandar Desa Medan Estate Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Senin (13/3).

Areal ini ditertibkan oleh Pemprov Sumut untuk nantinya dijadikan venue Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut 2024.

"Sekitar 900 personel gabungan dikerahkan," kata Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda di lokasi penertiban.

Kapolrestabes mengatakan saat proses penertiban sempat terjadi aksi penolakan oleh warga dengan aksi bakar di pinggir Jl. Williem Iskandar namun personel gabungan meredam aksi penolakan warga secara persuasif sehingga tidak terjadi benturan antara warga dengan petugas.

"Pelaksanaan pembongkaran bangunan dengan menggunakan 2 unit alat berat Beko," kata Kapolrestabes Medan.

Usai penertiban, pihak Dispora Sumut melakukan pemagaran di kawasan Lapangan Tembak dan Velodrom dibantu oleh Pihak Dinas PU Pemprovsu.

"Situasi saat ini aman dan kondusif dan personel masih bertahan," ujar Valentino.(m27)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement