Breaking News
Memuat breaking news...

Tiga Komoditas Dorong Inflasi November Sebesar 0,38 Persen

Redaksi
Redaksi
Jumat, 1 Desember 2023 - 2.10 PM WIB
Tiga Komoditas Dorong Inflasi November Sebesar 0,38 Persen
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada): Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, tiga komoditas hortikultura yaitu cabai merah, cabai rawit dan bawang merah mendorong inflasi di bulan November 2023 menjadi sebesar 0,38 persen

"Angka inflasi ini tercatat naik dibandingkan bulan Oktober 2023 yaitu sebesar 0,17 persen," kata Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh. Edy Mahmud di Jakarta, Jumat [1/12/2023].

Dia melanjutkan, cabai merah mengalami inflasi sebesar 42,83 persen dengan andil 0,16 persen. Cabai rawit sebesar 43,27 persen dengan andil 0,08 persen dan bawang merah sebesar 11,09 persen menyumbang inflasi 0,03 persen.

"Sehingga secara total ketiganya menyumbang andil inflasi sebesar 0,27 persen. Tingkat inflasi ketiga komoditas tersebut relatif lebih tinggi jika dibandingkan dengan bulan yang sama di 2 tahun sebelumnya," ujarnya.

Inflasi Tahunan

Sementara inflasi tahunan (year on year) pada November 2023 tercatat sebesar 2,86 persen, dengan komoditas penyumbang inflasi terbesar yaitu masih komoditas beras.

"Tingkat inflasi pada bulan November 2023 adalah 2,86 persen atau terjadi peningkatan indeks harga konsumen (IHK) dari 112,85 pada bulan November 2022 menjadi 116,08 pada November 2023," jelasnya.

Merinci berdasarkan kelompok pengeluaran inflasi tahunan, terbesar terjadi pada kelompok makanan-minuman dan tembakau yaitu sebesar 6,71 persen dan memberikan andil sebesar 1,72 persen terhadap inflasi umum.

"Komunitas lainnya yang menjadi penyumbang terbesar di inflasi November 2023 secara year on year adalah emas perhiasan andil sebesar 0,11 persen, kemudian biaya kontrak rumah dengan andil sebesar 0,10 persen," terang Edy. (J03)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement