Breaking News
Memuat breaking news...

Tim Gabungan SAR Temukan Jenazah Korban Terseret Arus Sungai Bayeun

Redaksi
Redaksi
Selasa, 8 November 2022 - 7.53 PM WIB
Tim Gabungan SAR Temukan Jenazah Korban Terseret Arus Sungai Bayeun
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

LANGSA (Waspada): Tim gabungan SAR, TNI/Polri, BPBD dan personel Brimob Kompi 2 Batalyon B Pelopor dibantu warga dibantu warga, Selasa (8/11) berhasil menemukan jenazah, Prastian Wardana, laki-laki, 27, warga Dusun Sahabat Sekandung Gampong Alue Seulemak, Rantau Selamat, Aceh Timur yang terseret arus sungai saat membawa brondolan sawit, Minggu (6/11).

Tim gabungan SAR saat melakukan evakuasi jenazah Prastian Wardana, laki-laki, 27, warga Dusun Sahabat Sekandung Gampong Alue Seulemak, Rantau Selamat, Aceh Timur yang terseret arus sungai saat membawa brondolan sawit di Sungai Bayeun, Aceh Timur, Selasa (8/11). Waspada/dede

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banda Aceh, Ibnu Haris Al Husain, S.Si melalui Koordinator SAR Langsa, Aulia Rahman yang dihubungi wartawan, membenarkan penemuan jenazah Prastian Wardana, laki-laki, 27, warga Dusun Sahabat Sekandung Gampong Alue Seulemak, Rantau Selamat, Aceh Timur yang hanyut terseret arus sungai saat membawa brondolan sawit, Minggu (6/11) sekira pukul 17:00 kemarin.

"Alhamdulillah, pihaknya bersama personel gabunhan yang dibantu BPBD Atim, Satgas SAR, unsur TNI/Polri telah menemukan korban sungai Bayeun," sebutnya.

Diutarakan Aulia, korban Prastian Wardana ditemukan di lokasi kejadian tempat pertama dia tenggelam dan terseret arus sungai Bayeun, karena di tubuh korban masih tersangkut tali yang digunakannya untuk membawa brondolan sawit.

"Saat ini jenazah korban sedang dilakukan proses evakuasi oleh tim untuk selanjutnya akan dibawa ke puskesmas terdekat," terangnya singkat.

Sementara berita sebelumnya, korban bersama rekannya berangkat ke Kebun PT Samar Siput dengan cara menyeberang sungai karena lebih dekat tujuan ke PT Damar Wiput untuk mencari brondolan sawit.

Selanjutnya, korban bersama rekannya hendak kembali dari mencari brondolan sawit dan pulang melewati sungai dengan membawa hasil brondolan sawit dengan cara diikat dipinggang, namun karena arus deras dan dengan beban brondolan sawit korban hanyut dibawa arus.

Sementara rekan korban bisa menyelamatkan diri dengan cara berenang hingga ke tepi dan berusaha menolong korban, namun tak berhasil kemudian rekan korban meminta bantuan ke kampung untuk mencari korban.(b13)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement