Breaking News
Memuat breaking news...

Tim Kesenian Binaan Ketua PKK Langkat Sukses Tampilkan Tari Dulang Di Jakarta

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 25 Oktober 2025 - 2.12 PM WIB
Tim Kesenian Binaan Ketua PKK Langkat Sukses Tampilkan Tari Dulang Di Jakarta
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA(Waspada.id): Tim kesenian yang dibina oleh Ketua TP PKK Langkat Hj. Endang Kurniasih Syah Affandin sukses menampilkan Tari Dulang dalam acara Konvensyen Dunia Melayu Dunia Islam di Jakarta, Jumat (14/10/25).

Acara ini menjadi ajang bagi Tim Kesenian Langkat untuk menunjukkan kekayaan budaya dan tradisi Melayu Langkat kepada masyarakat luas.

Dalam acara tersebut, Tim Kesenian Langkat di bawah naungan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Langkat pimpinan Hj. Nur Elly Heriani Rambe, MM menampilkan tiga tarian, yaitu Persembahan, Sri Langkat, dan Tari Dulang. Penampilan mereka disambut dengan hangat dan antusias oleh penonton yang hadir.

Tari Dulang, yang merupakan salah satu tarian tradisional Melayu Langkat, menjadi sorotan utama dalam acara tersebut. Tarian ini tidak hanya menampilkan keindahan gerakan dan kostum, tetapi juga mengandung makna filosofis yang mendalam.

  • Dulang, diibaratkan sebagai dunia
  • Piring, diibaratkan sebagai kehidupan
  • Lilin, diibaratkan sebagai penerang kehidupan

Tarian ini juga telah terdaftar dan ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia pada tahun 2018.

Ketua TP PKK Langkat menyampaikan rasa bangganya terhadap keberhasilan Tim Kesenian Langkat dalam menampilkan kekayaan budaya Melayu Langkat di ajang internasional. "Kami sangat bangga dengan keberhasilan Tim Kesenian Langkat dalam menampilkan Tari Dulang di acara Konvensyen Dunia Melayu Dunia Islam. Ini merupakan bukti bahwa budaya Melayu Langkat memiliki nilai-nilai yang universal dan dapat diterima oleh masyarakat luas," ujarnya.

Dengan penampilan yang sukses ini, Tim Kesenian Langkat berharap dapat mempromosikan kekayaan budaya Melayu Langkat kepada masyarakat luas dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya melestarikan budaya tradisional.(id27)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement