Breaking News
Memuat breaking news...

Tim Patroli Perintis Polrestabes Medan Temukan 2 Kg Ganja Di Pinggir Kanal

Redaksi
Redaksi
Minggu, 8 Oktober 2023 - 5.17 PM WIB
Tim Patroli Perintis Polrestabes Medan Temukan 2 Kg Ganja Di Pinggir Kanal
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Personel Tim Patroli Perintis Sat Samapta Polrestabes Medan menemukan 23 bungkus ganja tak bertuan di pinggiran Kanal Delitua, Minggu (8/10).

Usai diamankan 23 bungkus ganja kering ini lalu dibawa petugas ke Sat Res Narkoba Polrestabes Medan untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda melalui Kasat Samapta Polrestabes Medan Kompol Husnil Mubarok Daulay mengatakan pengungkapan ini bermula ketika pihak kepolisian menggelar patroli.

"Personel Patroli Perintis Presisi Satsamapta Polrestabes Medan Kijang 03 melaksanakan tugas patroli ke wilayah hukum Polsek Delitua Polrestabes Medan," ujarnya.

Husnil melanjutkan, Minggu dinihari sekira pukul 00.45 WIB, personel Kijang 03 melakukan patroli jalan kaki di jalan pinggir kanal di wilayah hukum Polsek Delitua dan menemukan satu buah tas terletak di pinggir jalan.

"Karena merasa curiga personel membuka tas tersebut dan setelah dibuka di dalam tas tersebut petugas ternyata menemukan 22 bungkus kecil dan 1 bungkus besar yang diduga narkotika jenis ganja," jelas Husnil.

Selanjutnya, petugas patroli mengamankan barang bukti narkoba jenis ganja tersebut yang beratnya diperkirakan sekitar 1 hingga 2 kg tersebut sekaligus menyerahkanya ke Sat Narkoba Polrestabes Medan.(m27)

Waspada/Ist

Seorang personel Tim Patroli Perintis Sat Samapta Polrestabes Medan saat menemukan tas berisi 2 Kg daun ganja kering di pinggiran kanal Delitua, Minggu (8/10) dinihari.

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement