Tim PKM Unimed Latih UMKM Bawang Putih Digitalisasi Lewat Aplikasi AndroidTim PKM Unimed Latih UMKM Bawang Putih Digitalisasi Lewat Aplikasi Android

MEDAN (Waspada.id): Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Medan (Unimed) melaksanakan pelatihan Digitalisasi UMKM Bawang Putih Melalui Aplikasi Android "BawangConnect" bagi kelompok penjual bawang putih di Jalan Harapan Pasti Timur Gang Indah Ujung Nomor 2 Medan, Sabtu, 18 Juli 2026.
Kegiatan yang diikuti 15 peserta dari kelompok mitra tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha mitra dalam mengembangkan produk ke arah digitalisasi, serta memiliki nilai tambah ekonomi.
Sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang Pengabdian kepada Masyarakat, Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Unimed melaksanakan kegiatan Implementasi Sistem Monitoring Penjualan Digital pada Usaha Bawang Putih melalui Aplikasi Android untuk Optimalisasi Pemasaran dan Pelayanan Konsumen kepada mitra Bapak Tunggul Lumbanraja, pelaku usaha bawang putih di Kota Medan. Program ini mengusung pengembangan aplikasi Android "BawangConnect" sebagai solusi digital untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan usaha dan pemasaran UMKM.
Kegiatan pengabdian ini diketuai Freddy Tua Musa Panggabean, S.Pd., M.Pd. dengan anggota tim dosen Dr. Jamalum Purba, M.Si., Dr. Ratu Evina Dibyantini, M.Si., dan Adi Widarma, S.Si., M.Kom.
Keempat dosen tersebut berkolaborasi sesuai bidang keahlian masing-masing untuk menghadirkan solusi berbasis teknologi yang mampu menjawab berbagai tantangan yang dihadapi pelaku UMKM dalam era transformasi digital.
Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai pentingnya digitalisasi usaha bagi UMKM, khususnya dalam menghadapi persaingan bisnis yang semakin kompetitif. Selanjutnya, tim PKM memperkenalkan aplikasi BawangConnect, sebuah aplikasi berbasis Android yang dirancang untuk membantu mitra dalam melakukan pencatatan penjualan secara digital, mengelola data stok barang, mendokumentasikan transaksi, memonitor perkembangan penjualan, membangun database pelanggan, serta memperluas pemasaran melalui media digital. Aplikasi ini diharapkan mampu menggantikan sistem pencatatan manual yang selama ini masih digunakan oleh mitra sehingga proses administrasi usaha menjadi lebih efektif, akurat, dan efisien.
Dalam sesi pelatihan, peserta memperoleh pendampingan secara langsung mengenai cara mengoperasikan aplikasi mulai dari proses login, penginputan data produk, pencatatan stok, pengelolaan transaksi penjualan, hingga pemanfaatan dashboard monitoring yang dapat menampilkan informasi penjualan secara real-time. Selain itu, tim juga memberikan edukasi mengenai strategi pemasaran digital, pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi, serta pentingnya pelayanan konsumen dalam meningkatkan loyalitas pelanggan. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu UMKM membangun hubungan yang lebih baik dengan pelanggan sekaligus memperluas jangkauan pasar.
Ketua Tim PKM, Freddy Tua Musa Panggabean, S.Pd., M.Pd., menyampaikan perkembangan teknologi digital telah membuka peluang besar bagi UMKM untuk berkembang lebih cepat. Oleh karena itu, melalui program pengabdian ini, tim tidak hanya menyerahkan sebuah aplikasi, tetapi juga melakukan pendampingan intensif agar mitra mampu memanfaatkan teknologi secara mandiri dan berkelanjutan.
"Harapan kami, aplikasi BawangConnect dapat menjadi solusi nyata bagi pelaku UMKM dalam mengelola usahanya secara digital. Dengan pencatatan yang lebih baik, monitoring penjualan yang lebih akurat, serta pemasaran yang lebih luas, diharapkan produktivitas dan pendapatan usaha mitra dapat terus meningkat," ungkap Freddy.
Sementara itu, Tunggul Lumbanraja selaku mitra menyampaikan apresiasi kepada Tim PKM Unimed atas pendampingan yang diberikan. Menurutnya, pelatihan ini memberikan wawasan baru mengenai pemanfaatan teknologi dalam mengelola usaha sehingga proses pencatatan penjualan dan pengelolaan stok dapat dilakukan dengan lebih mudah dan terorganisasi.
Program PKM ini diharapkan mampu meningkatkan literasi digital pelaku UMKM sekaligus mendorong transformasi pengelolaan usaha menuju sistem yang lebih modern, efektif, dan berbasis teknologi. Selain memberikan manfaat langsung kepada mitra, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata kontribusi Universitas Negeri Medan dalam mendukung penguatan sektor UMKM melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi informasi, sejalan dengan upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat dan transformasi digital di Indonesia. Target program mencakup peningkatan efisiensi operasional, perluasan pasar, peningkatan omzet, serta penguatan daya saing UMKM melalui digitalisasi usaha. (Wsp.id)































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda