Breaking News
Memuat breaking news...

Tingkatkan Kualitas Layanan Publik Melalui Digitalisasi Presensi Seluruh ASN

Redaksi
Redaksi
Minggu, 4 Agustus 2024 - 3.35 PM WIB
Tingkatkan Kualitas Layanan Publik Melalui Digitalisasi Presensi Seluruh ASN
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

ACEH TAMIANG (Waspada): Semakin kritisnya publik dalam mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik, khususnya pelayanan dasar di bidang pendidikan dan kesehatan serta sektor pelayanan lainnya. Tentunya hal ini harus diantisipasi dengan perbaikan standar pelayanan publik.

Didasari hal tersebut, terhitung Juli 2024, Pj Bupati Aceh Tamiang, Asra mendigitalisasi presensi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dengan menerapkan penggunaan absensi elektronik terintegrasi bagi ASN di seluruh unit kerja yang ada.

Dalam pelaksanaan program tersebut, Bupati Aceh Tamiang juga telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor : 100,3.4/1648 Tahun 2024 tentang penerapan penggunaan absensi elektronik terintegrasi bagi aparatur sipil negara dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Aceh Tamiang. Dimana Surat Edaran ini dikeluarkan pada 15 Mei 2024 yang ditandatangani oleh Pj Bupati Aceh Tamiang, Drs Asra.

“Seperti kita ketahui bersama, bahwa beberapa faktor penyebab kurang berkualitasnya pelayanan publik diantaranya adalah faktor SDM aparatur,kinerja organisasi, inovasi dan teknologi informasi,” kata Drs Asra Pj Bupati Aceh Tamiang pada Minggu (4/8) seraya menyampaikan, rendahnya kepatuhan standar pelayanan terhadap publik mengakibatkan rendahnya mutu kualitas pelayanan.

Karena itu, untuk memastikan mutu kualitas pelayanan publik yang berasal dari SDM aparatur dan kinerja organisasi, sudah saatnya dilakukan digitalisasi presensi seluruh pegawai, “ bahwa apa yang diterapkan ini selaras dengan amanah Undang Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara terkait Digitalisasi Manajemen ASN,” ungkap Asra.

Pj Bupati Asra menegaskan kembali, digitalisasi manajemen ASN dilakukan untuk menjamin efisiensi, efektivitas, dan akurasi penyelenggaraan proses dan pengambilan keputusan dalam manajemen ASN serta untuk mewujudkan sistem penyelenggaraan manajemen ASN secara menyeluruh. “Pilihannya tak banyak, mendisrupsi atau terdisrupsi, karena arus transformasi digital tidak akan mungkin bisa terbendung lagi,” pungkas Asra.(b15)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement