Breaking News
Memuat breaking news...

Tolak Tuntutan AS, Iran Tegaskan Takkan Menyerah Tanpa Syarat

Redaksi
Redaksi
Senin, 9 Maret 2026 - 1.01 AM WIB
Tolak Tuntutan AS, Iran Tegaskan Takkan Menyerah Tanpa Syarat
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

TEHERAN (Waspada.id): Iran menolak tuntutan Amerika Serikat (AS) agar menyerah tanpa syarat dan menegaskan akan terus mempertahankan diri selama diperlukan, kata Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, Ahad (8/3/2026).

Pada Jumat (6/3/2026), Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa AS tidak akan menandatangani perjanjian apa pun dengan Iran dan tidak akan menerima apa pun selain “penyerahan tanpa syarat”.

“Kami tidak pernah menyerah. Kami tidak akan menyerah tanpa syarat, dan kami akan terus melawan selama diperlukan," kata Araghchi kepada penyiar NBC News.

"Kami terus mempertahankan diri dan kami membela wilayah kami, rakyat kami, serta martabat kami. Martabat kami tidak untuk diperjualbelikan,” kata Araghchi.

Araghchi menambahkan bahwa Iran menilai masih terlalu dini untuk membahas syarat-syarat gencatan senjata dengan AS pada tahap saat ini.

“Harus ada pengakhiran perang secara permanen. Dan selama hal itu belum tercapai, saya pikir kami perlu terus berjuang demi rakyat kami dan keamanan kami,” ujar Araghchi.

Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) pada Ahad (8/3/2026) mulai menggunakan rudal generasi baru pada gelombang serangan ke-28 Operasi Janji Setia 4. Rudal-rudal generasi baru, menurut IRGC digunakan untuk menargetkan kota-kota di Israel dan aset militer AS di kawasan Timur Tengah.

Dalam sebuah pernyataan dikutip Al Mayadeen, IRGC mengatakan mengerahkan rudal Kheibar generasi terbaru, dilengkapi dengan hulu ledak sangat berat.

Serangan dilaporkan menargetkan Bir al-Sabe' dan Tel Aviv, dan juga infrastruktur di Pangkalan Udara Al-Azraq, Yordania. Masih menurut pernyataan IRGC, skala dan kedalaman serangan militer Iran terhadap musuh-musuhnya akan berkembang lebih besar pada beberapa jam dan hari ke depan, sebagai response Iran terhadap agresi AS dan Israel.

Sementara, pejabat Iran mensinyalkan kesiapan mereka untuk melanjutkan perang, di mana komandan Markas Besar Khatam al-Anbiya, Mayor Jenderal Ali Abdollahi Aliabadi, mendeklarasikan bahwa Iran akan terus menekan "hingga musuh-musuh menyerah dan menyesal".(rep)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement