Breaking News
Memuat breaking news...

Transaksi Keuangan Diprediksi Meningkat Jelang Akhir Tahun

Redaksi
Redaksi
Jumat, 22 Desember 2023 - 4.15 PM WIB
Transaksi Keuangan Diprediksi Meningkat Jelang Akhir Tahun
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Transaksi keuangan masyarakat diproyeksikan meningkat menjelang akhir tahun 2023, terutama pada perayaan Natal dan pergantian tahun.

Menyikapi hal tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyiapkan kebutuhan uang tunai secara net sebesar Rp4,45 triliun di Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru).

Jumlah itu meningkat sebesar 25,08% dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yakni Rp3,56 triliun. Dana tersebut dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan transaksi tunai masyarakat untuk periode Nataru.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumut IGP Wira Kusuma mengatakan, BI memperkirakan pada periode Natal dan Tahun Baru 2024 akan mengalami peningkatan. Bukan hanya Nataru, biasanya di hari-hari besar keagamaan lainnya seperti Idul Fitri juga meningkat.

"KPwBI Sumut memastikan ketersediaan uang rupiah layak edar (ULE) pada periode Nataru 2024 dengan estimasi kenaikan 25,08% (yoy). Kita akan jaga ini, agar kebutuhan uang bisa dikendalikan," ujarnya saat Bincang-Bincang Media di Medan, Jumat (22/12/2023).

Menurut IGP Wira Kusuma, peningkatan permintaan uang kartal ini sejalan dengan meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat hingga akhir tahun. Untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi, Bank Indonesia bekerjasama perbankan dalam menyediakan stok uang tunai.

"Untuk Nataru, Bank Indonesia tidak menyediakan loket penukaran uang seperti saat Lebaran. Untuk layanan penukaran uang, masyarakat bisa langsung ke loket teller perbankan sehingga masyarakat mudah untuk memperoleh uang tunai​," terangnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini, realisasi peredaran uang untuk kebutuhan Nataru 2024 sudah sekitar Rp4,1 triliun dan diprediksi hingga beberapa hari ke depan realisasinya mencapai Rp4,4 triliun.

"Dengan persiapan uang sebesar Rp4,45 triliun, BI pastikan stok masih dalam kondisi aman. Masyarakat tidak perlu khawatir untuk penukaran uang begitu juga pengambilan uang di mesin ATM," pungkasnya. (m31)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement