Breaking News
Memuat breaking news...

Transformasi Posyandu Terintegrasi Layanan Primer

Redaksi
Redaksi
Jumat, 23 Agustus 2024 - 5.16 PM WIB
Transformasi Posyandu Terintegrasi Layanan Primer
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

TOBA (Waspada) : Pemerintah Kabupaten Toba dipastikan hadir di tengah masyarakat khususnya sektor kesehatan. Untuk bisa hadir bersama masyarakat, pemerintah menyadari perlunya membangun advokasi dan koordinasi untuk pelayanan masyarakat, salah satunya melalui Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang ada di Kabupaten Toba.

Hal ini disampaikan Bupati Toba melalui Asisten Pemerintahan, Eston Sihotang saat membuka Pertemuan Advokasi dan Koordinasi Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Posyandu Kabupaten Toba Tahun 2024 yang digelar di Aula Kantor Camat Laguboti, Kamis (22/8).

Pesan berikutnya yang disampaikan adalah pentingnya dukungan dari perangkat daerah yang membidangi pemberdayaan masyarakat untuk kegiatan Posyandu.

"Sehingga nantinya diikuti dengan peran aktif dari masyarakat guna mendukung pelayanan kesehatan melalui Posyandu. Terutama penanganan kesehatan ibu dan anak serta penurunan angka stunting di daerah ini," ujar Eston Sitohang.

Hadir sebagai peserta sejumlah perangkat daerah terkait, pengurus PKK Kabupaten Toba, Camat, dan Kepala Puskesmas se-Kabupaten Toba.

Dalam pertemuan ini menghadirkan tiga narasumber. Narasumber pertama, Rayi Zulmi dari Yayasan Pena Bulu USAID INTEGRASI memaparkan topik Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) bertujuan untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat. "Harapannya, masyarakat yang ingin melakukan pemeriksaan kesehatan dapat dengan mudah menuju ke lokasi. Fasilitas kesehatan harus mudah diakses oleh warga," ujar Rayi Zulmi.

Narasumber kedua, dr.Sukmawati dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara. Dalam kesempatan ini, dr. Sukmawati memaparkan topik Posyandu di Era Transformasi Layanan Primer.

Dalam paparannya disebutkan bahwa Kementrian Kesehatan terus mendorong pelayanan posyandu terintegrasi untuk mendukung transformasi pelayanan primer.

"Posyandu di era transformasi layanan primer yaitu posyandu berbasis program seperti posyandu balita, posyandu remaja, Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) dan posyandu lansia menjadi posyandu terintegrasi," paparnya.

Selanjutnya narasumber ketiga Plt.Kadis PMD PPA , Rafles Sergius Gultom memaparkan dukungan dana desa yang bisa digunakan untuk kegiatan Posyandu.

Diharapkan pada perencanaan APBDes tahun 2025 ada Kegiatan Peningkatan kapasitas Kader Posyandu.

Turut hadir Staf Ahli Bupati, Sahat Manullang, Kadis Kesehatan dr Freddi Seventry Sibarani,dan lainnya. (rg)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement