Breaking News
Memuat breaking news...

Tuntut Ganti Rugi Reklamasi, Nelayan Pancang Ambai Demo Pelindo

Redaksi
Redaksi
Rabu, 17 Januari 2024 - 1.30 PM WIB
Tuntut Ganti Rugi Reklamasi, Nelayan Pancang Ambai Demo Pelindo
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BELAWAN (Waspada): Tuntut ganti rugi terhadap proyek reklamasi, dua ratusan nelayan Pancang Ambai demo kantor PT Pelindo Jl. Pelabuhan Raya, Kecamatan Medan Belawan.

Aksi demo nelayan membawa poster dan spanduk bertuliskan 'Kami nelayan Pancang Ambai menolak perpanjangan reklamasi Pelindo Regional I Belawan'.

'Pelindo Regional I Agar Segera Membayar Ganti Rugi Kepada Nelayan Pancang Ambai'; 'Nelayan terus berjuang bersama Rembuk Medan Utara sampai tuntutan terpenuhi'

Di depan gerbang, massa aksi berteriak agar PT Pelindo segera mengganti kerugian yang dialami para nelayan Pancang Ambai.

"Kehidupan kami sengsara selama 7 tahun akibat adanya reklamasi. Mana janji Pelindo yang pernah diumbar bakal mengganti kerugian nelayan Pancang Ambai," teriak Kifli, salah seorang nelayan Pancang Ambai, Rabu (17/1).

Zul ,47, nelayan Pancang Ambai Pekan Labuhan menuturkan, semua nelayan Pancang Ambai menuntut dampak dari reklamasi yang dikerjakan PT Pelindo.

"Kami menuntut hak kami sebagai nelayan Pancang Ambai. Selama ini pendapatan keseluruhan nelayan drastis berkurang 50 persen. Sehingga untuk belanja kebutuhan sehari-hari bisa tak ada," ungkap Zul.(m27)

Teks

Para nelayan Pancang Ambai demo kantor PT Pelindo Jl. Pelabuhan Raya, Kecamatan Medan Belawan.

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement