Ubi Ungu Jadi Nugget Hingga Bakso, UDI Medan Gelar Hilirisasi Riset Cegah Stunting di Samosir


MEDAN (Waspada.id): Ubi ungu yang selama ini dikenal sebagai bahan pangan sederhana kini disulap menjadi beragam sajian lezat dan bergizi tinggi, mulai dari minuman fortifikasi, cookies, puding, bolu, hingga nugget dan bakso. Inovasi unik ini digagas oleh Universitas Deztron Indonesia (UDI) Medan melalui program Hilirisasi Riset yang didukung oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Kegiatan yang berlangsung pada 21–24 Oktober 2026 di Kabupaten Samosir ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah pangan lokal sekaligus menjadi langkah nyata perguruan tinggi dalam mendukung penanganan stunting dan perbaikan gizi masyarakat.
Rektor UDI Medan, Dr. Marniati, S.E., M.Kes., mengapresiasi penuh keberhasilan tim peneliti yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. menurutnya, riset perguruan tinggi sudah seharusnya memberikan dampak langsung dan tidak berhenti sebatas publikasi ilmiah.
"Pengembangan produk berbasis ubi ungu ini punya potensi besar. Selain memperkuat pangan lokal dan meningkatkan keterampilan masyarakat, inovasi ini juga membuka peluang kewirausahaan baru berbasis potensi daerah," ujar Dr. Marniati, Senin (26/10/2026).
Sinergi Lintas Sektor demi Gizi Keluarga
Program yang diketuai oleh Faradita Wahyuni, S.ST., M.Kes., bersama tim dosen dan mahasiswa UDI ini melibatkan langsung ibu dan balita di Samosir. Ubi ungu dipilih karena kaya akan serat, karbohidrat, serta antosianin—pigmen alami penyedia antioksidan tinggi yang sangat baik untuk kesehatan.
Pelaksanaan kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah setempat. Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas P3APPKB Kabupaten Samosir, dr. Friska Situmorang, M.M., bersama unsur kecamatan Simanindo, puskesmas, Dinas Kesehatan, hingga pemerintah desa.
Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat edukasi gizi keluarga dan mempercepat upaya pencegahan stunting di wilayah Samosir.
Dorong Peluang Usaha Baru
Tidak sekadar memberi pelatihan pengolahan pangan, program ini juga membekali masyarakat dengan kemampuan penguatan kapasitas ekonomi. Ke depan, enam produk olahan ubi ungu tersebut akan terus disempurnakan melalui uji kandungan gizi, evaluasi mutu, hingga strategi pemasaran agar siap menjadi produk UMKM bernilai jual tinggi.
Melalui program ini, UDI Medan menegaskan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi untuk menghadirkan riset yang berdaya guna dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.(id96)
Berita Terkait




































































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda