Breaking News
Memuat breaking news...

Ulos 1.000 Meter Akan Dibentangkan Di Monas

Redaksi
Redaksi
Rabu, 25 Oktober 2023 - 4.20 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Penjabat (Pj) Gubsu Hassanudin, melepas pemberangkatan ulos sepanjang 1.000 meter untuk dibentangkan di Monumen Nasional (Monas) Jakarta. Dengan harapan, penetapan Hari Ulos Nasional yang diperingati setiap tanggal 17 Oktober, dapat terwujud.

Acara pelepasan ulos sepanjang 1.000 meter, dilaksanakan di Pelataran Rumah Dinas Gubsu, Medan, Rabu (25/10). Pj. Gubsu Hassanudin mengaku, akan mendorong Hari Ulos Nasional agar bisa ditetapkan pemerintah pusat, sehingga menjadi warisan budaya nasional bahkan milik dunia.

Selain itu, Pemprovsu juga sangat mendukung kegiatan pembentangan ulos tersebut di Monas. Menurut Hassanudin, kegiatan tersebut dapat mengenalkan ulos pada masyarakat yang lebih luas. “Mudah-mudahan ini juga bisa mengenalkan ulos pada masyarakat yang lebih luas, juga sekaligus mengenalkan Danau Toba pada masyarakat,” katanya.

Menurut Hassanudin, Pemprovsu juga terus berupaya mengangkat budaya Sumut melalui berbagai program. Pelestarian budaya mesti dilakukan agar tidak hilang, dan dapat diteruskan pada generasi-generasi berikutnya.

15 Penenun

Sementara itu, Ketua Panitia Hari Ulos Nasional Mikhael Siregar mengatakan, ulos sepanjang 1.000 meter tersebut mewakili lima puak, yang ada di kawasan Danau Toba. Ulos tersebut ditenun oleh 15 orang penenun. “Ulos ini tidak disambung-sambung, ditenun langsung oleh 15 penenun yang telah mendapat lisensi pemerintah,” katanya.

Disampaikan juga, pembentangan ulos di Monas dilakukan pada 30 Oktober 2023. Untuk kegiatan tersebut, pihaknya akan bekerja sama dengan banyak tokoh masyarakat Batak yang ada di perantauan. “Harapan kami tokoh Batak di Jakarta, juga betul mendukung kami, tujuan kami ini juga agar Hari Ulos Nasional dapat ditetapkan oleh pemerintah,” kata Mikhael.

Selain pembentangan ulos, rombongan Panitia Hari Ulos Nasional juga akan bertemu dengan DPR RI. Pertemuan tersebut terkait dengan penetapan Hari Ulos Nasional oleh pemerintah. Ulos telah menjadi warisan budaya tidak benda nasional oleh Kemendikbud pada 17 Oktober 2014. Hari penetapan tersebut dijadikan sebagai Hari Ulos yang diperingati setiap 17 Oktober.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Ketua Yayasan Pusuk Buhit Efendy Naibaho, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Ilyas Sitorus, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Naslindo Sirait, Kepala Biro Perekonomian Poppy Marulita Hutagalung, dan beberapa pimpinan OPD Pemprovsu. (m07)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement