Breaking News
Memuat breaking news...

Unjukrasa Mahasiswa Minta Kapolres Samosir Dinonaktifkan

Redaksi
Redaksi
Rabu, 29 Maret 2023 - 9.41 PM WIB
Unjukrasa Mahasiswa Minta Kapolres Samosir Dinonaktifkan
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Perhimpunan mahasiswa Samosir, Sumatera Utara menggelar aksi unjukrasa di depan pintu masuk Mapolda Sumut, Rabu (29/3) sore.

Mereka berorasi sambil membentangkan spanduk di hadapan puluhan personel polisi yang melakukan pengamanan.

Pada spanduk tertulis agar polisi mengusut kematian Bripka Arfan Saragih, anggota Satlantas Polres Samosir yang disebutkan tewas minum sianida setelah ditetapkan sebagai tersangka penggelapan uang pajak kendaraan bermotor hingga Rp2,5 miliar.

Para mahasiswa juga memajang foto Bripka Arfan Saragih di atas spanduk yang dibentangkan di aspal. Beberapa foto Arfan diberdirikan mereka sambil menyalakan lilin sebagai aksi teatrikal.

Usai lilin dinyalakan mereka menyanyikan 'Ibu Pertiwi' diiringi gitar, diselingi pembacaan puisi.

Ketua Perhimpunan Mahasiswa Samosir Sirdo Sagala mengatakan, aksi mereka mendesak Kapolda Sumut Irjen Panca Putra Simanjuntak menonaktifkan Kapolres Samosir AKBP Yogie Hardiman selama proses pemeriksaan.

Mereka juga meminta Polda Sumut menuntaskan kasus penggelapan pajak diduga dilakukan almarhum Bripka Arfan Saragih dan kawan-kawannya di UPT Samsat Pangururan, Samosir.

Pihaknya menduga ada dalang ataupun aktor intelektual yang belum diungkap ke publik.

"Nonaktifkan Kapolres Samosir. Kepolisian harus mengungkap penggelapan pajak yang terjadi di Samosir. Masih dugaan adanya dalang dalang atau oknum yang tidak mengetahui atau diberitakan ke publik itu harus diungkap," sebut Sirdo Sagala, Rabu (29/3).

Sebagai mahasiswa perantau yang berada di Kota Medan, mereka mengaku kecewa atas penanganan kasus penggelapan pajak di UPT Samsat Pangururan.

Menurut mereka, kasus itu berlarut-larut sehingga jika tuntutan mereka tidak segera ditangani, akan kembali berunjukrasa di Polda Sumut.

"Banyak dugaan-dugaan, ada keterlibatan beberapa pihak dan juga kami menganggap Polres Samosir tidak mampu mengusut tuntas kasus ini. Kita minta Kapolres dinonaktifkan selama penyelidikan," sebut mereka.(m10)

Waspada/Ist
Sejumlah mahasiswa meletakkan foto almarhum Bripka AS saat unjukrasa di Mapolda Sumut, Rabu (29/3) sore.

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement