Breaking News
Memuat breaking news...

Vietnam Diterjang Topan Bualoi, 11 Tewas Dan 53 Ribu Dievakuasi

Redaksi
Redaksi
Senin, 29 September 2025 - 4.02 PM WIB
Vietnam Diterjang Topan Bualoi, 11 Tewas Dan 53 Ribu Dievakuasi
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

HANOI (Waspada.id) : Topan Bualoi melanda sejumlah provinsi di Vietnam dengan angin kencang 130 kilometer per jam, merobohkan bangunan, memicu longsor, hingga menyebabkan korban jiwa dan pengungsian massal.

Amukan topan dengan kecepatan angin mencapai 130 kilometer per jam itu menghancurkan atap rumah, menumbangkan tiang listrik, hingga memicu hujan lebat dan tanah longsor di sejumlah provinsi.

Foto-foto dari AFP memperlihatkan atap bangunan dari logam terempas, sementara puing-puing rumah berserakan di jalanan yang tergenang air di Provinsi Nghe An.

“Angin kencang menerbangkan atap saya ke udara lalu runtuh, menghancurkan segalanya. Saya harus melindungi kepala dan bergegas ke rumah tetangga untuk menyelamatkan diri,” ujar Trinh Thi Le, warga berusia 71 tahun di Provinsi Quang Tri, dikutip Tuoi Tre.

Di Provinsi Ninh Binh, sembilan orang dilaporkan meninggal dunia, sementara satu korban tewas tercatat di Provinsi Hue dan satu lainnya di Thanh Hoa. Sedikitnya 20 orang masih dinyatakan hilang.

Akibat topan ini, pemerintah Vietnam menutup empat bandara domestik dan sejumlah jalan utama. Otoritas penerbangan Vietnam menyebut lebih dari 180 penerbangan ditunda atau dibatalkan.

Wilayah penghasil baja di Ha Tinh, Provinsi Nghe An juga mengalami pemadaman listrik, sementara seluruh sekolah ditutup untuk sementara waktu.(cnni)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement