Breaking News
Memuat breaking news...

Wakil Ketua DPRA TRK Tinjau Bekas Raja-raja Di Darul Makmur

Redaksi
Redaksi
Selasa, 2 Juli 2024 - 5.57 PM WIB
Wakil Ketua DPRA TRK Tinjau Bekas Raja-raja Di Darul Makmur
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

NAGAN RAYA (Waspada): Wakil Ketua DPRA Teuku Raja Keumangan meninjau lokasi sejarah raja-raja di Desa Seuneam Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya, Selasa (2/7)

Dalam peninjauan tersebut TRK bersama rombongan meninjau PT SPS 2 Selain itu TRK juga didampingi anggota DPRK Teuku Idris, Heri Yanda S.AB anggota DPRK terpilih Dapil II,Yulius Munawir Kades Suka Mulia, Kades Hendra Sulaiman Seuneuam dan tokoh masyarakat setempat.

Wakil DPRA T.Raja Keumangan SH.M.Si mengatakan, saat ini bekas istana raja seuneuam, yang dulu kawasan ini teritorial menurut sejarah readon jadi ini sejarah tidak boleh di ubah oleh siapapun dan di sini dulu juga ada rumah raja,"katanya

TRK bersama tokoh masyarakat melihat langsung situs serjarah raja yang ada di salah satu perusahaan desa Pulo Kruet Darul Makmur, Selasa (2/7).(Waspada/Muji Burrahman)

TRK menyebutkan, di Nagan Raya ada tiga kerajaan yakni Kerajaan Beutong, Kerajaan Seunagan dan Kerajaan Seuneuam ini sejarah kerajaan-kerajaan inilah tidak bisa dirubah dari siapapun,"sebut TRK

Maka jangan ada isu-isi bahwa tidak pemerintahan sebelum indonesia merdeka, yang memerintah kawasan ini adalah raja Seuneuam.Sementara yang ikut sama kita ini dari keluarga raja sultan seuneam

Kita sangat berharap dan ada perhatian dari pemerintah agar lokasi sejarah raja ini bisa terawat kembali,"harap TRK

TRK juga meninjau situs sejarah Kerajaan yang ada di salah satu perusahaan di Desa Pulo Kruet Darul Makmur tersebut dan mengunjungi ke Gunung Pungki untuk bertemu langsung tokoh ulama setempat.(b22)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement