Breaking News
Memuat breaking news...

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Kritik Pelayanan Calhaj

Redaksi
Redaksi
Minggu, 12 Juni 2022 - 12.12 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang mengkritik pelayanan yang diberikan bagi jamaah calon haji (calhaj) yang diberangkatkan pada kelompok terbang (Kloter) 1 Embarkasi Medan, Sabtu (11/6/2022).

Pasalnya saat prosss pemberangkat jamaah calhaj, dinilai tidak maksimal. Meski tidak menghambat proses pemberangkatan jamaah, namun pelayanan diberikan kurang memberikan kenyamanan.

"Umpamanya, saat memasuki Aula Madinatul Hujjaj saat akan proses pemberangkatan, pintu masuk menuju Xray hanya satu. Sehingga jamaah berdiri antrian cukup lama. Inikan bisa membuat jamaah lelah,"ucapnya.

Dia berharap agar pelayanan masuk aula dengan XRay ini segera diperbaiki.

"Ya, haruslah memperbaiki pelayanan tersebut. Mulai dari X-Ray yang ada harus ditambah,"ungkapnya.

Hal lain, kata Marwan Dasopang, bus yang digunakan untuk jamaah, bukan bus pariwisata, tapi bus Mebidang (Dishub) yang tidak sesuai dengan kesepatan awal.

"Bus ini tidak sesuai kesepakatan awal. Posisi jamaah tidak sama dengan penumpang umum. Mereka tidak nyama dengan bus ini Mebidang yang digunakan untuk membawa jamaah ke Bandara Kualanamu,"sebutnya.

Kata dia, ini baru kloter pertama harus segera ada perubahan.

"Saya sudah telpon Garuda jangan bus ini. Pak Ade sudah oke, dia akan perintahkan. Pak Ade selaku Direktur Niaga di pusat. Karena kesepakatan kita di Komisi VIII tidak seperti itu. Nah dia tidak tahu ini. Setelah saya kirim, oke akan saya sampaikam pak, katanya," terangnya.

Untuk bus ini bebernya, sebenarnya tadak menggagalkan, tapi dalam hal kenyaman hal tersebut sangat menganggu. "Kan lama jadinya kan, kemudiam itu pijakannya, tidak sesuai. Dikasi kotak-kotak, dan itu rawan berguling," ujarnya.

Jadi lanjutnya, ada teknis yang sebenarnya bisa ditingkatkan guna mempercepat proses pemberangkatan jamaah.

"Tentunya kita berharap hal-hal teknis ini bisa diperbaiki. Umpamanya Sumut, ini baru kloter pertama tentu tidak mudah ya. Besok hari mungkin diperbaiki," ujarnya. (m22)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement