Breaking News
Memuat breaking news...

Wamenkes RI Turun ke Langkat Tinjau Fasilitas Pelayanan Kesehatan Yang Terdampak Banjir

Redaksi
Redaksi
Jumat, 5 Desember 2025 - 11.54 AM WIB
Wamenkes RI Turun ke Langkat Tinjau Fasilitas Pelayanan Kesehatan Yang Terdampak Banjir
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

LANGKAT (Waspada.id): Bupati Langkat mendampingi Wakil Menteri Kesehatan RI, Benjamin Paulus Oktavianus, dalam kunjungan kerja meninjau fasilitas pelayanan kesehatan yang terdampak banjir di Kabupaten Langkat, Kamis (4/12).

Kedatangan Wamenkes disambut oleh Bupati Langkat Syah Afandin, didampingi Sekda H. Amril, Kepala BPKAD M. Iskandarsyah, serta Kepala Dinas Kesehatan Langkat dr. Juliana, MM.

Wamenkes menyampaikan bahwa pemerintah pusat akan menyesuaikan langkah intervensi berdasarkan tingkat kerusakan sarana dan prasarana kesehatan di daerah terdampak.

“Kementerian Kesehatan akan memastikan dukungan sesuai kebutuhan daerah, sehingga pemulihan layanan kesehatan dapat berjalan dengan cepat dan terarah,” ujar Benjamin.

Kadis Kesehatan Langkat dr Juliana melaporkan data kerusakan fasilitas kesehatan akibat banjir, yakni RSUD Tanjung Pura mengakami rusak berat, 23 Pukesmas terdampak dan 15 Ouskesmas rusak ringan, serta 4 Puskesmas rusak berat.

Sementara itu, dari 176 total jumlah Pustu, 46 di antaranya mengalami rusak ringan dan 10 rusak berat, sementara dari 200 jumlah Polindes/Pokndes, yang mengalami rusak ringan 60, rusak berat 25.

Akibat kerusakan tersebut, seluruh pasien RSUD Tanjung Pura pada 30 November telah dipindahkan ke RSU Putri Bidadari. Untuk sementara, pelayanan RSUD Tanjung Pura dihentikan sampai proses pemulihan memungkinkan layanan kembali dibuka.

Sebagai langkah tanggap darurat, Dinas Kesehatan telah mengoperasikan Posko siaga bencana 24 jam melalui PSC 119 untuk memastikan pelayanan medis tetap tersedia bagi masyarakat.

Dalam penanganan pasca banjir, bupati berharap dukungan penuh pemerintah pusat. Syah Afandin menjelaskan, banjir memberikan dampak yang besar terhadap sarana kesehatan, terutama kerusakan peralatan medis.

“Sekitar 70 persen alat kesehatan mengalami kerusakan. Kami berharap dukungan penuh dari Kementerian Kesehatan agar layanan kesehatan dapat segera pulih dan masyarakat bisa kembali terlayani dengan baik,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat melalui kunjungan langsung Wakil Menteri Kesehatan yang dinilai sangat membantu dalam percepatan penanganan dan pemulihan fasilitas kesehatan di Kabupaten Langkat.(id24)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement