Breaking News
Memuat breaking news...

Wapres: Perlu Diatasi Ketimpangan Akses Digital Di Kawasan ASEAN 

Redaksi
Redaksi
Rabu, 10 Mei 2023 - 2.34 PM WIB
Wapres: Perlu Diatasi Ketimpangan Akses Digital Di Kawasan ASEAN 
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada): Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengingatkan salah satu isu utama yang perlu diatasi adalah ketimpangan akses digital di kawasan ASEAN, terutama dalam hal ekonomi dan keuangan.

Hal tersebut diungkapkan Wapres Maruf saat memberikan sambutan dalam acara Festival Ekonomi Jeuangan Digital Indonesia (FEKDI), Rabu (10/5/2023), di Jakarta.

Untuk mengurangi gap tersebut, Wapres Maruf meminta negara-negara yang menjadi anggota ASEAN untuk memperkuat kolaborasi.

Untuk diketahui, isu ini juga menjadi topik utama dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

"Oleh karenanya kerjasama ASEAN juga diarahkan untuk memperkokoh ekonomi dan keuangan digital" ucap Wapres Ma'ruf.

Ma'ruf juga membeberkan berbagai upaya di dalam negeri dalam mengembangkan ekonomi dan keuangan digital.

Upaya tersebut antara lain meningkatkan pembangunan infrastruktur digitak, membentuk peraturan perundang-undangan menunjang pembangunan digital, serta nenggencarkan edukasi dan literasi digital.

"Integrasi ekonomi ASEAN tidak mungkin terlepas dari kebutuhan untuk mentranformasi menjadi kawasan digital.

Untuk bisa demi meraup sebanyak-banyaknya manfaat digitalisasi dalam pertumbuhan ekonomi kawasan maka diperlukan pembangunan infrastruktur digital," ungkap Ma"ruf.

Dengan begitu, sambungnya, akan meningkatkan peluang bisnis, peningkatan kualitas produk dan jasa, peningkatan produktivitas serta peningkatan daya saing. (J03)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement