Breaking News
Memuat breaking news...

Warga Alu Buya Pasi Tak Mau Tampung Lagi Rohingya

Redaksi
Redaksi
Minggu, 20 Maret 2022 - 7.11 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BIREUEN (Waspada): Warga Desa Alu Buya Pasi, Kec. Jangka, Kab. Bireuen tidak mau lagi menerima etnis Rohingya yang dua minggu terakhir menepati desa tersebut sebagai tempat penampungan sementara.
Camat Jangka kepada Waspada, Minggu (20/3) mengatakan, masyarakat kesal dengan tingkah pengungsi etnis Rohingnya sehingga masyarakat tidak mau terima lagi.
“Masyarakat kesal dengan tingkah beberapa rohingnya, Sabtu (19/3) malam ada tiga Rohingya lari dari tempat penampungan,” kata camat jangka Alfian.
Namun, ketiga Rohingnya yang melarikan diri sudah berhasil diamankan kembali dan dibawa ke penampungan.
Tadi, lanjut Alfian, sekira Pukul 12.00 dia mendapat informasi rohingya sudah di perbatasan Desa Alue Buya Pasi, dan pihaknya melakukan koordinasi dengan muspika dan menyimpulkan rohingnya dibawa ke gedung serba guna Kec. Jangka.
“Kita bawa ke sini sementara,dan informasi dari asisten I Sekdakab Bireuen, Minggu (20/3), rohingnya akan diberangkatkan ke Pekan Baru, sekarang lagi persiapan alat transportasi,” jelas Alfian di lokasi gedung serba guna Kec. Jangka. (b23)

Rohingya dipindahkan dari penampungan sementara di Desa Alue Buya Pasie, Kec. Jangka, Kab. Bireuen, ke Gedung Serba Guna Kecamatan setempat, Minggu (20/3). Waspada/Ferizal Ghazali

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement