Breaking News
Memuat breaking news...

Warga Harapkan Jalan Irian Barat Pasar 7 Gang Tawon Dusun 16 Sampali Segera Diaspal

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 13 Januari 2024 - 11.34 AM WIB
Warga Harapkan Jalan Irian Barat Pasar 7 Gang Tawon Dusun 16 Sampali Segera Diaspal
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Warga mengharapkan kepada Pemkab Deli Serdang, khususnya melalui Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Kontruksi (SDABMBK) segera menyahuti aspirasi untuk mengaspal Jalan Irian Barat Gang Tawon, Pasar 7 Dusun 16, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.

“Ini kondisi jalan sepanjang 500 meter penuh abu dan mengganggu orang yang melintas dari Jalan Tembung, Bandar Setia ke Kawasan Industri Medan (KIM) yang melewati Gang Tawon, sehingga kita berharap perlu segera diaspal,” kata Suwandi kepada Waspada. di Percut Sei Tuan, Sabtu (13/1).

Suwandi warga Dusun 18 dan 16 itu, menambahkan, kondisi jalan berabu itu sudah berlangsung bertahun-tahun, diperkirakan sejak tahun 2008 semasa dijabat Bupati Deli Serdang, Amri Tambunan. “Ini sudah lama rusak dan berlubang. Warga sempat menimbunnya dengan batu, namun tak sampai tiga bulan rusak lagi,” katanya.

Ditambahkan, Jalan Irian Barat Pasar 7 Dusun 16 Gang Tawon terdiri atas 3 dusun, yakni Dusun 16, 17, 18, namun berdasarkan informasi Dusun 16 di Gang Tawon yang terlihat parah.

Prihatin dengan kondisi itu, Suwandi bersama warga lainnya pernah mengajukan permohonan Kepala Desa Sampali, Muhammad Ruslan, namun tidak direspon secara maksimal, sehingga memperpanjang penderitaan warga yang ingin melintas atau warga lain yang menggunakan jalan tersebut sebagai kawasan perlintasan.

Akibat dibiarkan begitu saja, warga juga selain mengeluhkan terbangan abu, juga mengganggu ketika melintas saat mengebumikan jenazah. Khususnya ke Pasa 8 Sampali Gang Tawon melintasi Dusun 16. Kondisi jalan tersebut rusak parah, apalagi musin hujan. “Masyarakat banyak yang mengeluh dan tidak faham mengadu ke mana?” katanya.

Suwandi khawatir, jika dibiarkan kondisi jalan yang dihuni warga Gg Tawon semakin mengganggu kesehatan dan kenyamanan ketika melintas.

Dia juga mempertanyakan anggaran yang dikucurkan untuk pengaspalan jalan tersebut, apakah berada di desa atau kabupaten. “Ini pertanyaan dari masyarakat, anggarannya dari mana,” kata Suwandi.

Terpisah, Kepala Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Kontruksi (SDABMBK) Deli Serdang Jansu Sipahutar melalui pesan whatapp kepada Waspada, mengatakan bahwa jalan tersebut tampaknya belum bisa diperbaiki tahun ini, dengan alasan tidak adanya anggaran di dinasnya. “Tahun (2024) ini tidak memungkinkan, karena anggaran kita tidak ada akibat besarnya hutang tahun lalu,” pungkasnya. (cpb)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement