Breaking News
Memuat breaking news...

Warga Medan Diminta Perhatikan Perkembangan Jentik Nyamuk Hindari DBD

Redaksi
Redaksi
Kamis, 24 Februari 2022 - 8.44 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Selain penyakit yang disebabkan oleh virus covid-19, penyakit lain juga perlu waspada. Apalagi di musim pancaroba yang tiba-tiba hujan dan tiba-tiba muncul cuaca panas.

Memang saat ini berdasarkan data dari Dinas Kesehatan kota Medan, untuk kasus demam berdarah dengue (DBD) masih terbilang fluktuatif, namun warga diminta untuk waspada seperti memperhatikan perkembangan jentik nyamuk yang berada dilingkungan sekitar.

"Saat ini masyarakat juga harus waspada terhadap penyakit lain seperti DBD diare di musim pancaroba. Agar tempat-tempat jentik nyamuk harusla betul -betul dilihat, jangan ada tergenang dalam kaleng dan,ember. Semuanya kalau perlu ditelungkupkan saja," jelas Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, dr Taufik Ririansyah pada Kamis (24/2).

Katanya, jika ada warga yang terjangkit DBD segera melaporkan ke kepala lingkungan (Kepling) agar kawasannya dilakukan penyemprotan atau fooging.

Bahkan selain DBD, diare, warga juga harus waspada terhadap penyakit flu. Meskipun flu bukan diakibatkan virus covid-19 sebaiknya patuh menerapkan protokol kesehatan (prokes) guna menghindari penyakit-penyakit yang tidak diinginkan.

Ia menyarankan agar warga rajin mengkonsumsi vitamin atau suplemen yang berkualitas sehingga baik bagi tubuh.(cbud)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement