Breaking News
Memuat breaking news...

Warga Polonia Resah Adanya Peredaran Uang Palsu, Baskami Minta Antisipasi Dini

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 11 Maret 2023 - 8.26 PM WIB
Warga Polonia Resah Adanya Peredaran Uang Palsu, Baskami Minta Antisipasi Dini
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Maraknya peredaran uang palsu menjadi satu di antara topik pembahasan warga pada kegiatan reses Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting di Kecamatan Medan Polonia, Sabtu (11/3/2023).

Seorang warga, Pandjaitan (53) mengatakan, akhir-akhir ini warga Polonia kembali dihebohkan beredarnya uang palsu di sekitarnya.

"Ibu-ibu di sini Pak Ketua, banyak yang mendapatkan uang palsu ketika berjualan. Akhir-akhir ini marak beredar uang palsu," katanya.

Dikatakan Pandjaitan, sehari sebelumnya, warga mendapatkan seorang pengedar uang palsu di kawasan Medan Polonia.

"Awalnya si pengedar ini menggoda seorang remaja ABG dan dijanjikan uang. Remaja ini tidak mau dan teriak, setelah didapati warga, ternyata uang itu palsu," jelasnya.

Pandjaitan berharap, peredaran uang palsu ini dapat diantisipasi agar tidak merugikan masyarakat banyak.

Di lain pihak, Ketua DPRD Sumatera Utara, Baskami Ginting meminta masyarakat melakukan langkah pencegahan dini, agar tidak menjadi korban peredaran uang palsu.

"Ada langkah antisipasi awal yang dapat kita lakukan, sesuai anjuran BI. Uang palsu yang beredar ini, saya kira jumlahnya tidak banyak, akan tetapi harus kita cegah sedini mungkin, apalagi ini menjelang bulan puasa dan lebaran," ucapnya.

Baskami menjelaskan, pihaknya beberapa waktu lalu menerima kunjungan Perwakilan Bank Indonesia terkait peluncuran cetakan rupiah baru di kantornya.

"Saya mendapatkan pengertian pada kunjungan tersebut, bahwa uang rupiah kita salah satu yang terbaik, tidak mudah dipalsukan atau duplikasi. Maka, mari kita waspada," jelasnya.

Baskami juga mendorong Bank Indonesia, kepolisian, kejaksaan, kementerian keuangan dan BIN agar meminimalisir peredaran uang palsu ini.

"Agar tidak ada beredar uang palsu di Sumatera Utara, ini harus menjadi perhatian kita bersama," pungkasnya. (cpb)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement