Breaking News
Memuat breaking news...

Warga Unjuk Rasa Di Depan Perkemahan Sibolangit, Arus Lalin Medan-Berastagi Terputus

Redaksi
Redaksi
Rabu, 9 November 2022 - 3.28 PM WIB
Warga Unjuk Rasa Di Depan Perkemahan Sibolangit, Arus Lalin Medan-Berastagi Terputus
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Ratusan warga menggelar aksi unjuk rasa dengan membakar ban-ban bekas di jalan raya Medan-Berastagi tepatnya di Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Rabu (9/11) pagi.

Massa menolak rencana Pemerintah Provinsi Sumut untuk menertibkan rumah warga yang berada di areal Bumi Perkemahan Pramuka Sibolangit.

Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP Sonny W Siregar mengatakan, akibat adanya aksi unjuk rasa ini, arus lalu lintas Medan-Berastagi terputus dan menjadi macat.

"Saat ini hari Rabu tanggal 9 Bumi Perkemahan Sibolangit terjadi unjuk rasa. Dan saat ini antara pihak pemerintah sedang melakukan negosiasi namun saat ini jalan terputus," ujar AKBP Sonny.

Polisi berharap kepada pengendara kendaraan bermotor yang datang dari arah Medan menuju Berastagi dan sebaliknya untuk bersabar dan tidak saling mendahului.

"Kami meminta para pengendara untuk tidak melapis parkiran antrian guna menghindari kemacetan parah. Namun kami mencoba perlahan-lahan membuka agar kendaraan dari Medan-Karo dan sebaliknya bisa normal kembali," tambah Sonny. (m27)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement