Breaking News
Memuat breaking news...

Waspada, Flu dan Batuk Menyerang Saat Pancaroba

Redaksi
Redaksi
Selasa, 23 Mei 2023 - 6.16 PM WIB
Waspada, Flu dan Batuk Menyerang Saat Pancaroba
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Musim Pancaroba perlu diwaspadai terjangkit berbagai penyakit. Apalagi saat imun sedang tidak baik.

Saat ini di Kota Medan banyak warga mengeluhkan penyakit flu dan batuk. Penyakit yang dialami banyak warga ini juga disertai rasa gatal di tenggorokan dan tidak diketahui dari mana penularannya.

"Batuk saya sudah berlangsung 5 hari, tenggorokan gatal dan flu juga akibatnya seperti mau demam gitu," ungkap Hasan warga Medan pada Selasa (23/5).

Akibat mengalami flu dan batuk ini, Hasan terpaksa mengurangi aktivitasnya di luar rumah dan memilih mengerjakan pekerjaannya di dalam rumah. Selain menghindari kontak dengan orang lain agar tidak tertular ia mengaku agar cepat pulih dari penyakit yang dideritanya.

"Terpaksa dirumah saja, biar orang lain tidak tertular. Batuk ini memang sangat mengganggu sekali jadi lebih baik di rumah dulu," katanya.

Warga lainnya, Budi juga mengaku sudah beberapa hari mengalami flu dan batuk. Ia juga tidak tau tertular dari mana namun ia mengakui saat berada dibeberapa tempat ia mendengar banyak sekali yang batuk dan flu.

"Memang banyak yang flu dan batuk sekarang, pas saya di kafe saja saya dengar ada saja pengunjung kafe yang batuk, begitu juga saat beribadah di Masjid, ada saja yang saya dengar batuk dan bersin-bersin saat sholat," katanya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Medan dr Pocut Fatimah Fitri kepada Waspada pada Selasa (23/5), mengatakan banyak penyebabnya bisa karena bakteri, virus, jamur atau alergi bisa juga karena pengaruh perubahan cuaca yang tidak menentu.

"Mesti diperiksa biar diketahui penyebabnya. Bisa karena cuaca, dan juga mungkin daya tahan tubuh yang menurun, juga banyaknya virus berkembang saat ini. Kalau ada batuk segera berobat, bisa ke Puskesmas, untul kita periksa dahaknya, biar tau penyebab dan obatnya," kata Pocut.

Sementara itu, berdasarkan data yang diterima dari Kepala Bidang Pelayanan kesehatan Dinkes Kota Medan, dr Surya mengatakan memang telah terjadi peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan Akut (ISPA) di Kota Medan.

"Trend penyakit ISPA mengalami kenaikan. Case yang tertinggi berada di Puskesmas PB.Selayang. Di triwulan I, Kasusnya mencapai 1856 kasus," tandasnya. (cbud)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement