Breaking News
Memuat breaking news...

Waspadai Mycoplasma Pneumonia Dan Covid-19 Dianjurkan Gunakan Masker

Redaksi
Redaksi
Kamis, 7 Desember 2023 - 8.48 PM WIB
Waspadai Mycoplasma Pneumonia Dan Covid-19 Dianjurkan Gunakan Masker
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Dinas Kesehatan Kota Medan meminta kepada masyarakat untuk mewaspadai adanya potensi peningkatan kasus Covid-19 dan temuan kasus mycoplasma pneumonia.

Khususnya untuk Covid-19, hal ini menyusul terjadinya penambahan jumlah kasus yang signifikan di negara tetangga, yakni Malaysia dan juga Singapura.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan dr Taufik Ririansyah mengatakan, karenanya masyarakat Medan diimbau meningkatkan kewaspadaannya dengan menganjurkan kembali memakai masker.

"Kita menganjurkan masyarakat supaya memakai masker dulu seperti yang dianjurkan Kementerian kita saat ini. Itu yang kita lakukan untuk kesiapsiagaan kita ini," katanya kepada wartawan, Kamis (7/12).

Selain itu, dia menjelaskan, pihaknya akan melakukan pendataan ke rumah sakit yang ada di Medan untuk melihat apakah sudah ada masyarakat yang terpapar atau belum. Hal itu, sebutnya, tentunya dilakukan sambil berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi.

"Karena kalau ada kenaikan, tentunya akan ada protap yang dikeluarkan Kementerian dan Provinsi. Jadi kita akan lihat dan ikuti lah arahannya," jelasnya.

Sementara itu, untuk kasus Mycoplasma Pneumonia, Taufik mengakui, jika ada satu laporan yang mereka terima di Kota Medan. Namun penyakit yang menyerang anak-anak tersebut, bebernya, sebetulnya bukan merupakan suatu penyakit baru.

"Penyakit ini pemeriksaannya memang tergolong cukup mahal dan tidak ditanggung BPJS. Biasa yang terkena adalah umur balita," tandasnya.(cbud)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement