Breaking News
Memuat breaking news...

Wesly Dan Bobby Dukung Akad Massal KUR Untuk Dongkrak Ekonomi Sumut

Redaksi
Redaksi
Selasa, 21 Oktober 2025 - 10.35 PM WIB
Wesly Dan Bobby Dukung Akad Massal KUR Untuk Dongkrak Ekonomi Sumut
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

PEMATANGSIANTAR (Waspada.id):  Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, bersama Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, menghadiri Akad Massal Kredit Usaha Rakyat (KUR) 800 Ribu Debitur dan Peluncuran Kredit Program Perumahan (KPP) se-Indonesia secara virtual, Selasa (21/10/2025). Acara ini dipusatkan di Surabaya dan diikuti dari Aula Raja Inal Siregar, Medan.

Gubernur Bobby Nasution menekankan pentingnya inovasi daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama dengan memaksimalkan sektor investasi melalui KUR dan KPP. Hal ini menyusul adanya penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD) yang mengurangi pendapatan daerah sekitar Rp9 triliun.

"Otomatis pertumbuhan ekonomi kita akan terkoreksi tahun depan. Harus ada yang menutup celah ini, salah satunya melalui KUR dan KPP," ujar Bobby.

Bobby juga menyoroti realisasi KUR di Sumut yang masih berada di posisi kelima nasional. Ia berharap dengan adanya akad massal ini, pemanfaatan KUR dapat lebih dioptimalkan, termasuk oleh Tenaga Migran Indonesia (TMI) dan kontraktor lokal melalui KPP.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam sambutannya secara daring menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan anggaran KPP on top sebesar Rp130 triliun untuk mendukung program tiga juta rumah Presiden Prabowo Subianto.

Wali Kota Wesly Silalahi mengapresiasi langkah pemerintah pusat dalam mendorong pemerataan akses pembiayaan bagi UMKM.

"Ini bentuk nyata hadirnya pemerintah di tengah masyarakat," kata Wesly. Ia pun berpesan agar pelaku usaha memanfaatkan program ini secara optimal untuk pengembangan usaha. [***]

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement