Breaking News
Memuat breaking news...

Workshop Merawat Seni Tradisional "Rapa'i Uroh" Di Aceh

Redaksi
Redaksi
Rabu, 5 November 2025 - 4.02 PM WIB
Workshop Merawat Seni Tradisional "Rapa'i Uroh" Di Aceh
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

LANGSA (Waspada.id): Di tengah perkembangan zaman yang semakin pesat, gelombang semangat pelestarian budaya Aceh kembali menggelora lewat kegiatan istimewa Workshop Musik Tradisi 'Rapa'i Uroh' pada ajang Gebyar Budaya Aceh Timur tahun 2025, Rabu (5/11).

Koordinator pelaku seni 'Rapa'I Uroh', Ulul Al Zikri kepada Waspada.id, Rabu (5/11) mengatakan, workshop Musik Tradisi 'Rapa'i Uroh' difasilitasi Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah I Provinsi Aceh yang didukung penuh Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur melalui Program Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan (FPK) 2025.

Selain itu, acara itu menjadikan sebagai titik terang dalam menjaga dan menghidupkan kembali ritme khas budaya Aceh. Di mana, workshop ini bukan sekadar ajang belajar musik, melainkan menjadi ladang inspirasi dan ruang eksplorasi bagi para pecinta seni tradisional untuk mendalami kekayaan budaya rapa'i, alat musik yang menjadi denyut nadi kehidupan masyarakat Aceh.

Dalam kegiatan tersebut, sambungnya, para peserta diajak menyelami keunikan teknik permainan, ragam ekspresi, serta filosofi yang membumi di tiap pukulan rapa'i.

"Puncak dari rangkaian kegiatan ini ditandai dengan penampilan spektakuler di Gebyar Budaya Aceh Timur 2025, panggung yang memukau dan jadi panggung kebanggaan bagi warisan budaya lokal," ujarnya.

Pada penampilan tersebut, tambah Ulul Al Zikri, getaran rapa'i mengalun meriah, menyatukan energi generasi muda dan para budayawan dalam harmoni penuh semangat kebersamaan.

Workshop 'Rapa'i Uroh' kesenian musik tradisional Aceh adalah wujud nyata bahwa tradisi bukan hanya masa lalu, tapi juga masa depan yang harus terus dijaga dan disemarakkan

"Kami hadirkan workshop ini, sebagai bukti komitmen untuk menjaga api budaya tetap menyala, sekaligus mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersatu dalam merayakan identitas Aceh yang kaya dan berkarakter," imbuh Ulul. (Id75)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement