Breaking News
Memuat breaking news...

Wujudkan Kedaulatan Benih Nasional, KSTI 2025 Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 9 Agustus 2025 - 3.21 PM WIB
Wujudkan Kedaulatan Benih Nasional, KSTI 2025 Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

JAKARTA (Waspada): Upaya memperkuat kedaulatan benih unggul Indonesia menjadi sorotan dalam sesi paralel bertema “Kedaulatan Benih dan Bibit Nasional: Penguatan Kedaulatan Benih Unggul melalui Konservasi Plasma Nutfah, Digitalisasi Rantai Benih, dan Partisipasi Petani” pada Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2025 di Sasana Budaya Ganesa, Sabtu (9/8).


Kegiatan yang diinisiasi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) ini menghadirkan pakar dari berbagai latar belakang, mulai dari akademisi, asosiasi petani, hingga pejabat pemerintah. Narasumber utama di antaranya Sobir dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Haji Otong Wiranta dari Asosiasi Produsen Benih Padi Jawa Barat, Ladiyani Retno Widowati dari Kementerian Pertanian, dan Said Abdullah dari Koordinator Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan.
Ladiyani menegaskan, penggunaan benih varietas unggul merupakan kunci peningkatan kualitas dan produktivitas pertanian.

“Benih dapat memberikan manfaat optimal jika yang digunakan adalah varietas unggul,” ujarnya.


Sementara Said Abdullah menekankan bahwa kedaulatan pangan tidak dapat dilepaskan dari kedaulatan petani.

“Kedaulatan pangan esensi dasarnya adalah kedaulatan petani, jadi berbicara soal hak bukan lagi soal komoditi,” tegasnya.


Sesi panel menghadirkan akademisi dan pakar seperti Muhammad Syukur, Willy Bayuardi Suwarno, dan Awang Maharijaya (IPB), serta Taryono (UGM). Diskusi merumuskan strategi penguatan kedaulatan benih melalui konservasi plasma nutfah, digitalisasi rantai benih, dan peningkatan peran petani.


Para pembicara sepakat bahwa inovasi teknologi dan kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi penting untuk membangun sistem perbenihan nasional yang tangguh dan berkelanjutan, demi mendukung kedaulatan pangan Indonesia.

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement