1.477 Peserta Meriahkan Gebyar Bulan Bahasa dan Seni ke-2 Perguruan Al Azhar Medan


MEDAN (Waspada.id): Perguruan Al Azhar Medan kembali menggelar Gebyar Bulan Bahasa dan Seni ke-2 Tahun 2026 dengan melibatkan 1.477 peserta dari berbagai jenjang pendidikan.
Mengusung tema “Cinta Bahasa, Wujudkan Generasi Inspiratif”, kegiatan yang berlangsung pada 13–16 Oktober 2026 ini menjadi ajang bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas, mengasah kepercayaan diri, serta menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa Indonesia, sastra, seni, dan budaya Nusantara.
Peringatan Bulan Bahasa yang berlangsung setiap Oktober ini menjadi momentum penting untuk mengenang lahirnya Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928, yang menegaskan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.
Melalui kegiatan ini, para siswa dan generasi muda diajak untuk tidak sekadar menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar, tetapi juga menjaga kelestarian bahasa, sastra, serta kekayaan budaya bangsa.
Acara dibuka secara langsung oleh Ketua Yayasan Ir.Hj.Riza Novida dihadiri Sekretaris Edukatif Drs H.Agustono, MA, Ketua LPIA H.Samsuddin Nasution,M.Pd, rektor Universitas Al Azhar, para kepala sekolah dan guru di lingkungan perguruan Al Azhar Medan.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Perguruan Al Azhar Medan Ir. Hj.Riza Novida menyampaikan bahwa Gebyar Bulan Bahasa dan Seni bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana untuk membangun karakter, meningkatkan rasa percaya diri, serta menanamkan nilai sportivitas kepada peserta didik.
Para peserta diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan penuh semangat, menjunjung tinggi kejujuran, dan menghargai setiap karya yang ditampilkan.
Menang dan kalah merupakan hal yang biasa dalam perlombaan, tetapi keberanian untuk tampil, proses belajar, dan semangat berkarya menjadi nilai utama yang harus ditanamkan.
“Tujuan kegiatan ini adalah menumbuhkan sportivitas dan kecintaan terhadap seni serta budaya Indonesia. Kami berharap generasi muda semakin mencintai bahasa, seni, dan produk-produk Indonesia,” ujarnya.
Ketua panitia Ketua Panitia
M. Ruli Sirfil Habibi Siregar, S.Pd. dalam laporannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Gebyar Bulan Bahasa Perguruan Al Azhar Medan Tahun 2026. Ia juga mengapresiasi antusiasme peserta yang mengikuti berbagai perlombaan.
Adapun delapan cabang perlombaan yang diselenggarakan meliput, Lomba mewarnai tingkat SLB dan TK, Lomba menggambar tingkat SD, Lomba deklarasi Sumpah Pemuda tingkat SD, Lomba vokal grup tingkat SMP dan SMA, Lomba vokal solo tingkat SMP dan SMA, Lomba puisi tingkat SMP dan SMA, Lomba storytelling tingkat SMP, Lomba speech tingkat SMA.
Beragam cabang perlombaan tersebut dirancang untuk memberikan ruang bagi peserta didik dalam mengekspresikan bakat dan minat, baik di bidang bahasa, sastra, seni rupa, maupun seni musik.
Melalui kompetisi ini, para peserta diharapkan memperoleh pengalaman berharga sekaligus membangun keberanian untuk tampil dan menunjukkan potensi terbaik mereka.
Suasana pembukaan Gebyar Bulan Bahasa dan Seni semakin semarak dengan penampilan vokal dari para guru yang membawakan lagu-lagu daerah.
Penampilan tersebut kemudian dilanjutkan oleh siswa-siswi Perguruan Al Azhar Medan yang turut menyuguhkan lagu-lagu daerah sebagai bentuk kecintaan terhadap kekayaan seni dan budaya Nusantara.
Penampilan para guru dan siswa ini menjadi salah satu daya tarik acara, sekaligus menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat dilakukan melalui berbagai cara yang kreatif dan menyenangkan.
Melalui Gebyar Bulan Bahasa dan Seni ke-2 ini, Perguruan Al Azhar Medan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan potensi, kreativitas, dan prestasi peserta didik. Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda positif yang mampu mendekatkan generasi muda dengan bahasa Indonesia, sastra, dan kebudayaan nasional. (Id13)
Ketua Yayasan Hj.Rachmah Nasution, Perguruan Al Azhar Medan, Ir Hj.Riza Novida memukul gong tanda dimulainya kegiatan bulan bahasa dan Seni 2026.Waspada.id/ist
Berita Terkait

























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda