Breaking News
Memuat breaking news...

10 Cm Lagi, Arus Transportasi Banda Aceh–Medan Terancam Lumpuh Total

Redaksi
Redaksi
Senin, 12 Oktober 2026 - 9.37 PM WIB
10 Cm Lagi, Arus Transportasi Banda Aceh–Medan Terancam Lumpuh Total
Akibat Sungai Tamiang meluap, sekitar 10 cm lagi badan jalan akan terendam banjir di kawasan Kampung Bukit Rata, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, Senin (12/10/2026) pukul 18.00 WIB. Waspada.id/Muhammad Hanafiah
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

KUALASIMPANG (Waspada.id): Akibat Sungai Tamiang meluap, diperkirakan 10 cm lagi air banjir akan menggenangi badan jalan Banda Aceh–Medan. Kondisi ini menyebabkan arus transportasi darat terancam lumpuh total, Senin (12/10/2026) sore.

Pantauan Waspada.id, Senin (12/10/2026), air Sungai Tamiang yang meluap sudah mencapai tepi jalan Banda Aceh–Medan di kawasan Kampung Bukit Rata, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang.

Jika air Sungai Tamiang terus naik, badan jalan akan terendam banjir sehingga arus transportasi darat dari arah Banda Aceh menuju Medan dan sebaliknya akan terganggu.

Kawasan Kejuruan Muda merupakan pintu keluar-masuk kendaraan bermotor dari Banda Aceh menuju Medan dan sebaliknya melalui jalur darat bagian timur Provinsi Aceh.

Catatan Waspada.id, badan jalan negara atau Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di kawasan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, sering mengalami kelumpuhan total ketika terjadi banjir akibat Sungai Tamiang meluap.

Kondisi serupa pernah terjadi saat banjir pada 1996, 2006, 2022, dan 2025. Ketika itu, badan jalan terendam banjir sehingga arus transportasi darat Banda Aceh–Medan dan sebaliknya lumpuh total. Jalan tersebut tidak dapat dilalui kendaraan bermotor yang keluar-masuk Provinsi Aceh. (id93)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement